Polres Dairi Siapkan 3 Pos Pengamanan Libur Nataru

Sumatera Utara

Operasi Lilin Toba 2020

TERANGKAN: Kapolres Dairi AKBP Ferio Sano Ginting memberikan keterangan usai apel gelar pasukan Operasi Lilin Toba 2020 di Mapolres Dairi, Senin (21/12).

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Kepolisian Resort (Polres) Dairi bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Dairi dan TNI, melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Lilin Toba 2020. Apel gabungan di halaman Mapolres, Senin (21/12).

Menyambut libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021, Polres Dairi mendirikan 3 pos pengamanan (Pospam). Usai apel, Kapolres Dairi, AKBP Ferio Sano Ginting mengatakan, pendirian Pospam berdasarkan kerawanan kemacetan dan berkumpulnya banyak orang. Pospam didirikan di Simpang Silalahi, Panji Sibur-bura dan Pusat Pasar Sidikalang.


Melalui koordinasi dengan instansi terkait, setiap Pospam disiagakan 1 unit ambulans untuk memberikan layanan medis segera apabila ada kejadian darurat atau pertolongan kepada masyarakat yang membutuhkan. Begitu juga dengan kesiapan antisipasi bencana seperti jalan longsor menyebabkan arus lalu-lintas terganggu.

“Melalui koordinasi dengan Dinas PUTR Dairi serta Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) wilayah I Medan, telah kita minta untuk kesiapsiagaan alat berat untuk penanganan serta mengurai kemacetan,” jelasnya.

Pengamanan Malam Natal di Gereja

Sementara itu, personel Polres Dairi juga akan melakukan pengamanan malam Natal di 114 gereja se-Kabupaten Dairi. Pihaknya juga bekerja sama dengan organisasi masyarakat, karena personel Polres Dairi tidak mencukupi.

Ia mengatakan sudah menyarankan kepada tokoh/pengurus gereja dalam melaksanakan perayaan Natal agar mematuhi protokol kesehatan. “Pengurus gereja sudah diimbau, agar perayaan Natal dilakukan kegiatan ibadah saja dan tidak melakukan perayaan,” katanya.

Ferio Sano membaca amanat Kapolri Republik Indonesia mengatakan, pelaksanaan Operasi Lilin melibatkan personel Polri dan TNI, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka, Pemadam kebakaran, Linmas, Senkom dan lainnya.

Pengamanan tidak boleh dianggap sebagai agenda rutin tahunan biasa, sehingga cenderung under estimate dan kurang waspada terhadap setiap dinamika perkembangan masyarakat. Apalagi di masa pandemi Covid-19, jangan sampai kegiatan perayaan Natal dan tahun baru menimbulkan klaster baru penyebaran Covid-19.

Lanjutnya, berdasarkan pemetaan kerawanan yang telah dilakukan, ada beberapa prediksi gangguan Kamtibmas yang harus yang harus diantisipasi. Di antaranya ancaman terorisme dan radikalisme, ancaman sabotase, penyalahgunaan narkoba, pesta miras serta tindakan kriminal lainnya.

Apel gelar pasukan turut dihadiri, Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu, Dandim 0206/Dairi, Letkol Inf Adietya Yuni Nurtono, jajaran Polres Dairi dan lainnya. (rud)

loading...