3 Truk Tabrakan Beruntun

Hukum & Kriminal
SUTAN SIREGAR/SUMUT POS
TABRAKAN BERUNTUN_Beberapa warga melihat mobil yang bertabrakan di Fly Over Brayan Medan, Senin (6/2) Tabrakan beruntun tersebut di karena kan salah satu mobil mengalami rem blong, dan supir mobil tersebut mengalami luka ringan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO –Arus lalulintas fly over Pulobrayan Bengkel, Kecamatan Medan Barat macet total. Itu akibat adanya tabrakan beruntun sejumlah kendaraan berbodi besar, Senin (6/2) sore.

Tabrakan beruntun itu dialami dua unit mobil truk besar dan satu unit truk jenis colt diesel.  Kejadian itu diketahui akibat rem mobil truk bermuatan keramik blong. Sehingga menabrak mobil box yang akhirnya terhimpit truk di depannya.


“Truk dengan plat nomor BL 8630 KU datang dari arah Jalan Cemara menuju Jalan Pertempuran. Menurut keterangan sopirnya, Sujono (43) rem truk yang dia kemudikan blong sehingga menabrak mobil box dengan nomor polisi BK 9429 CW,” ujar Kepala Satuan Lalulintas (Kasatlantas) Polrestabes Medan, AKBP Indra Warman kepada wartawan, Senin (6/2)

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan parah itu. Namun, pengemudi mobil box harus dilarikan ke rumahsakit karena mengalami luka yang cukup serius.

Hingga berita ini diturunkan, AKBP Indra Warman mengaku belum mendapat identitas dari sopir mobil box itu. “Tadi tak sempat saya bertemu dengan sopir mobil box itu. Karena begitu kejadian dia langsung dilarikan ke rumahsakit Martha Friska. Kalau menurut warga, sadar kok sopir mobil box itu,” sebut Indra.

Kini Sujono, diamankan di Satlantas Mapolrestabes Medan. Polisi masih mencari tahu kepastian lakalantas beruntun itu. “Sudah kita amankan sopir truk atas nama Sujono. Kalau pengakuan dia kan tadi karena rem blong. Tapi masih kita periksa intensif apa sebenarnya kejadiannya,” ungkap Indra.

Indra menyebut, dalam kejadian tabrakan beruntun itu baik mobil truk pengangkut keramik maupun mobil box keduanya mengalami kerusakan parah di bagian kiri depan. “Kebetulan pula keduanya tidak ada kernet. Kalau sempat ada kernetnya dua-dua itu kernetnya tewas karena bagian itu pula yang paling parah,” sebut Indra.

Akibat kejadian itu, kemacatan parah di fly over terjadi kurang lebih dua jam. Itu sampai polisi memindahkan mobil box yang tergencet.

Kemacetan terjadi karena separuh badan jalan jembatan, persis di titik kecelakaan, tidak dapat dilalui pengendara. Selain itu, ramainya warga yang mengerumuni lokasi kejadian juga menambah kemacetan.

Terlihat petugas Satlantas Polrestabes Medan dan Polsek Medan Barat melakukan penyelidikan. Sekaligus mengurai kemacetan di lokasi kecelakaan.(mag-1/ala)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *