96 Persen Guru di Binjai Sudah Divaksin

Sumatera Utara

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Meski sudah 96 persen tenaga didik mendapat suntikan vaksin Covid-19, Dinas Pendidikan Kota Binjai tetap mengikuti instruksi Gubernur Sumut, H Edy Rahmayadi untuk menunda pembelajaran tatap muka di sekolah.

Kadisdik Binjai, Sri Ulina Ginting.teddy akbari/sumut pos.

Kadisdik Kota Binjai, Sri Ulina Ginting menegaskan, pihaknya akan menggelar belajar tatap muka secara virtual. “Tahun ajaran baru memang akan dimulai pada bulan Juli ini. Kita tetap melaksanakannya secara virtual, tidak secara tatap muka,” kata dia, saat ditemui di Balai Kota, Jalan Sudirman, Kamis (8/7).


Kata dia, belajar secara virtual ini dilakukan, sebagaimana instruksi dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Sebab, Pemprov Sumut masih melihat tingginya angka penularan wabah Covid-19 di beberapa daerah.

Nantinya, sambung wanita yang akrab disapa Lina ini, setiap siswa SD dan SMP akan belajar seperti biasa. Pelajar tetap menggunakan seragam saat berada di depan layar.

Dia menambahkan, belajar secara virtual ini sudah dilakukan setahun lebih. Tentunya para murid sudah memahami bagaimana caranya untuk belajar secara daring, termasuk guru.

“Sehubungan dengan mewabahnya pandemi Covid-19, kita belum tatap muka tapi pembelajaran jarak jauh. Anak-anak tetap mengenakan pakaian seragam saat belajar virtual dilakukan,” ujar dia seraya bilang, pembelajaran daring selama ini sudah dilakukan oleh Disdik Binjai.

“Kita tinggal melanjutkan saja,” bebernya. Sementara, Lina menjelaskan, hampir seluruh guru SMA/K, SMP dan SD sudah divaksin oleh pemerintah. Artinya, tidak ada lagi tenaga pengajar yang belum tervaksin, terkecuali memiliki riwayat penyakit.

“Sudah melakukan vaksinasi lebih kurang 96 persen. Dan vaksin kedua berjalan dengan lancar,” tukasnya. (ted/han)

loading...