Adik Bos First Travel Marga Siregar dan Hasibuan Terancam

Metropolis
Kiki Hasibuan, adik Bos First Travel, yang diduga melakukan penipuan jamaah umrah.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Empat bulan membuka kantor cabang di Medan di Istana Bisnis Center Jalan Brigjend Katamso, perusahaan perjalanan umrah murah, PT First Anugerah Karya Wisata (First Travel) semakin ketahuan cara pengelolaannya, yakni seperti mengelola kerajaan.

Satu demi satu diketahui petinggi First Travel tak lain keluarga Andika Surachman Siregar dan Anniesa Hasibuan. Setelah Kiki Hasibuan, adik Anniesa diketahui menjadi komisaris merangkap manajer keuangan, kini adik Andika yang bernama Rahmad Siregar diketahui berposisi menjadi direktur operasional.


First Travel selalu memberikan penawaran umrah murah sebesar Rp13,5 juta hingga Rp15 juta per sekali berangkat. Dalam kurun waktu 7 tahun, sudah puluhan ribu jamaah diberangkatkannya.

Pada pembukaan cabang ke 10 di Istana Bisnis Center Jalan Brigjend Katamso, Andika Surachman Siregar mengatakan, pembukaan cabang di Medan sebenarnya tidak mesti diherankan lagi, karena keluarga mereka asalnya dari Sumatera. Oleh karena itu, harus sama-sama memajukan dan membangun kota yang tercinta ini.

“Dalam bisnis, kami utamakan pelayanan. First Travel ini menjadi pelopor umrah merakyat yang dijalani dalam kurun waktu 7 tahun. Umrah merakyat sudah menjadi ciri khas First Travel, dengan biaya Rp13,5 juta hinggaRp15 juta,” kata Andika Siregar pada Rabu (19/4) lalu dalam acara pembukaan cabang di Medan.

Kini, travel milik pasangan Andika Siregar dan Anniesa Hasibuan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pasalnya, perusahaan tersebut diduga merugikan 50 ribu jamaah atau sekitar Rp715 miliar.

Bareskrim berupaya keras untuk mengetahui siapa saja yang terlibat, ditelusuri ke dalam, Siti Nuraidah Hasibuan alias Kiki Hasibuan adik kandung Anniesa Hasibuan dan Rahmad Siregar adik kandung Andika Siregar menjadi incaran petugas.

Seorang penyidik Bareskrim menuturkan, kedua adik dari dua tersangka menjadi saksi. Bahkan, Kiki telah ditetapkan menjadi tersangka dan langsung ditahan sejak Kamis (17/8) dini hari. Rumah milik Kiki senilai Rp 2,5 miliar disita, sayang saat penggeledahan tidak ditemukan barang bukti lain. (idr/dvs/jpg/ril)

 

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *