Agustus Naik Ring Lagi

Metropolis

Chris -Daud Satu Manajemen

JAKARTA- Daud “Cino” Yordan gagal menjadi juara dunia. Dia kalah angka saat menantang superchampion kelas bulu (57, 1 kg) versi WBA Chris John dalam pertarungan di Jakarta pada Minggu (17/4) lalu.
Namun, dia memiliki peluang besar untuk terus meningkatkan prestasinya setelah dipastikan bergabung dengan manajemen Mahkota Promotion.


Promotor Raja Sapta Oktohari sekaligus founder Mahkota Promotion menjelaskan, pihaknya ingin meneruskan kejayaan tinju Indonesia. Karena itu, dia tertarik untuk meningkatkan potensi Daud di bawah asuhannya.
Bukan hanya Daud, Okto (panggilan Raja Sapta Oktohari) juga menarik Chris untuk berada di bawah benderanya.
Sebelumnya, kedua petinju tersebut berada di bawah manajemen pribadi.

“Mereka adalah petinju terbaik Indonesia. Saya ingin mereka terus berkembang dengan lebih profesional dan berada di bawah manajeman yang benar-benar baru,” kata Okto setelah pertarungan Chris versus Daud.
Dirinya langsung memutuskan hal itu setelah melihat kemampuan kedua petinju terbaik di Indonesia. Karena itu, dia ingin menjadikan kedua petinju tersebut sebagai wakil terbaik Indonesia di dunia.

“Saya ingin menjadikan keduanya juara dunia tinju. Mereka membuktikan bahwa dunia tinju Indonesia mampu menghasilkan petinju berkualitas dan layak bersaing di dunia,” terang promotor berusia 35 tahun tersebut.
Menurut Okto, ketangguhan dan potensi tersebut terlihat dari beratnya pertarungan yang terjadi selama 12 ronde tersebut. Keduanya sudah menampilkan kemampuan terbaik untuk saling menjatuhkan.
Saat ini kedua petinju juga merasa senang dengan keputusan Mahkota Promotion yang menariknya berada di bawah manajemannya.

Chris misalnya. Dia berharap agar langkah tersebut menjadikannya semakin berkembang.
Rencananya, kedua petinju bakal kembali naik ring pada Agustus mendatang. Hanya, sampai saat ini manajemen baru kedua petinju tersebut belum memutuskan siapa lawan yang akan dihadapi.
Hanya, Chris dikabarkan akan menghadapi Yuriorkis Gamboa dari Kuba dalam pertarungan wajib (mandatory fight). (aam/jpnn)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *