Alamak… Pengungsi Asing di Medan jadi Gigolo

Metropolis

Anggota Dewan Tercengang
Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Medan, Andi L Gaol mengatakan data yang diberikan Ruffino cukup mencengangkan dan membuka mata mereka terhadap keberadaan para pendatang haram di Kota Medan. Ia mengakui, perlu perhatian khusus untuk mebahas masalah ini hingga bisa dibentuk peraturan daerah.

“Saya akan ajak komisi A mengajak dewan membuat pansus untuk membahas imigran gelap,” katanya beberapa waktu lalu.


Senada, anggota Komisi A, Asmui Lubis mengatakan kendati di Indonesia belum ada Undang-undang yang mengatur dengan tegas pengusiran orang asing, Medan mungkin bisa meniru Surabaya yang punya Perda tersendiri dalam menyikapi pendatang haram.

“Kota Surabaya memiliki semacam perda atau aturan dari pemerintah kota dan didukung DPRD-nya, dalam perda itu para imigran diberikan batas waktu tinggalnya,” katanya sekaligus mengatakan sepakat akan membiacarakan ini pada anggota komisi A lainnya untuk menginisiasi pembentukan pansus. (win)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *