Angkutan Konvensional Tak Perlu Panik

Metropolis Otomotif
Foto: Sutan Siregar
Aplikasi Taxi Online.

Menurutnya, kendaraan yang sekarang pakai plat pribadi bakal diwajib berbadan hukum, sama seperti angkutan umum. Di samping itu akan ada pengaturan kuota dan tarif sesuai aturan yang berlaku.

“Nah, di sini barulah mereka (pelaku angkutan/taksi online) menjerit karena naiknya ongkos. Jadi gak usah khawatirlah dengan perubahan ini. Khususnya yang sekarang angkutan umum berplat kuning, terhadap kehadiran angkutan berbasis aplikasi,” katanya.


Namun, Ketua Lembaga Studi Advokasi Transportasi Sumut ini menyarankan agar pelaku angkutan umum berbenah diri dari segala sektor. Terutama faktor kenyamanan dan pelayanan kepada masyarakat. Sebab diakui dia, kemajuan teknologi tidak bisa dihempang di era dewasa ini.

“Akhirnya mereka akan ikut aturan, wajib  urus izin perusahaan, bayar pajak, pakai kuota semuanya bayar. Makanya saya bilang transportasi plat kuning/umum tidak perlu takut. Paling pun nanti ketika dia tidak mampu bayar kreditnya, unitnya ditarik showroom. Yang KPUM itu akan tetap hidup juga,” kata mantan PNS Dephub tersebut.

Suasana yang lagi panas saat ini, menurut dia, harus ditanggapi dengan kepala dingin. Pihak terkait diharapkan tidak perlu menggelar aksi sampai turun ke jalan. Apalagi sampai mengganggu kelancaran dan ketertiban umum. “Kementerian Perhubungan ini merupakan kementrian tertua di Indonesia. Begitu manusia lahir sudah ada transportasi. Bahkan ada mars-nya. Lalu kenapa sekarang muncul, yang plat hitam bisa jadi transportasi? Percayalah nanti akan disesuaikan dengan peraturan yang bertujuan memiliki win-win solution,” pungkasnya. (bal/prn)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *