Arsyad Tertinggi, Disusul Sabrina dan Sarmadan

Metropolis
Dari kiri, Arsyad Lubis, Hj. Sabrina, Sarmadan Hasibuan, HM Fitriyus dan Binsar Situmorang.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Panitia seleksi (Pansel) lelang jabatan tinggi terbuka Sekdaprovsu telah menyelesaikan tugasnya. Hasilnya, dari lima pejabat yang ikut seleksi, tiga nama menempati rangking penilaian tertinggi yakni Arsyad Lubis, Hj Sabrina, dan Sarmadan Hasibuan. Ketiga pejabat itupun telah dikirim Gubernur Sumatera Utara HT Erry Nuradi ke Tim Penilai Akhir (TPA) di Kemendagri.

Informasi yang diperoleh Sumut Pos, Arsyad Lubis yang saat ini masih menjabat Kepala Dinas Pendidikan Sumut mendapat nilai tertinggi dengan skor 92,94. Hj Sabrina yang merupakan pejabat eselon I di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menempati urutan kedua dengan skor 91,44. Sedangkan Sarmadan Hasibuan yang masih menjabat Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) Sumut menempati urutan ketiga dengan skor 86,35. Menyusul di posisi keempat Kadis Kominfo Sumut HM Fitriyus dengan skor 82,14 dan terakhir Kadis Lingkungan Hidup Sumut Binsar Situmorang dengan skor 79,43.


“Ketiga nama dengan skor tertinggi sesuai ranking dan penilaian Tim Pansel ini sudah dikirimkan Gubsu ke Tim Penilai Akhir (TPA),” ujar Plt Sekdaprovsu Ibnu Sri Utomo didampingi Plh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Khoir dan Kabag Humas dan Keprotokolan Setdaprovsu Ilyas S Sitorus saat temu pers, di Ruang Tengku Rizal Nurdin Kantor Gubsu, Senin (9/4).

Ibnu mengatakan, pada 3 April Tim Pansel sudah menyelesaikan penilaian berupa assesment test, pembuatan makalah dan wawancara terhadap lima peserta lelang jabatan Sekdaprovsu. Hasilnya ketiga nama yakni Arsyad Lubis, Hj Sabrina dan Sarmadan Hasibuan mendapat skor dan rangking tertinggi.

“Pada 5 April (Kamis malam, Red) sebenarnya Pansel sudah ketemu dengan Pak Gubernur. Lantas Jumat pagi Pak Gubernur langsung berangkat ke Kemendagri, Jakarta untuk menyerahkan ketiga nama tersebut,” katanya.

Ibnu menyebut, hasil skor dan ranking tersebut diteken langsung Ketua Pansel I Nyoman Arsa (dari BKN), Sekretaris Muhyan Tambuse (birokrat/mantan Sekdaprovsu), Anggota Pansel Didik Suprayitno (Staf Ahli Kemendagri), Farid Utomo (Deputi Sesneg), dan Prof Subhilhar (akademisi). “Jadi kemarin pas kami berada di Batam, Tim Pansel masih di Medan. Alhasil belum sempat bertemu,” katanya.

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *