ASN Berpendidikan S2 Masih Minim

Pendidikan

MEDAN,SUMUTPOS.CO – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Tebingtinggi kedatangan tamu. Mereka dikunjungi Tim Program Studi Magister Ilmu Pangan Universitas Sumatera Utara (IPN USU) dalam sosialisasi program studi yang memiliki kualitas akademik dan prestasi.

Kepala Program Studi Magister IPN USU Dr Ir Hotnida Sinaga M Phil disambut oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Tebing Tinggi Marimbun Marpaung bersama jajaran dan puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN).


”Kami melakukan untuk mensosialisasikan keberadaan program studi ini di Dinas Ketahanan Pangan Kota Tebing Tinggi, Kamis 13 September 2018, kemarin. Kehadiran disambut hangat oleh bapak Kepal Dinas,” ucap Hotnida kepada wartawan di Medan, Minggu (16/9) siang.

Hotnida dalam pertemuan didamping Kepala Seksi Aplikasi Informatika, Iswan Suhendi SSTP MSi, dan para anggota PPL. Kemudian, beserta tim yang terdiri dari alumni Connie Simbolon dan para mahasiswa Magister Ilmu Pangan USU, yakni Fathia Rahmadini, Aprilia Simamora, Kristina Sipayung, Dessy Wiriani, Candra Sigalingging, Fahry Manurung, dan Edy Syahputra.

Hotnida menjelaskan di sesi pengenalan institusi, bahwa IPN memiliki program studi untuk berkontribusi kepada bangsa dalam bidang-bidangnya dimiliki.

“Prodi Magister Ilmu Pangan USU memaparkan dengan lengkap mengenai profil Prodi. Mulai dari akreditasi B yang telah dicapai, kurikulum, serta cara dan syarat-syarat pendaftaran untuk menjadi mahasiswa baru di prodi ini,” tutur Hotnida.

Dalam kesempatan itu, Wakil dari Ikatan Mahasiswa Pascasarjana Ilmu Pangan USU, Apilia Simamora mengungkapkan IPN USU, baru-baru ini melakukan sosialisasi dan kunjungan lapangan ke Srinakharinwirot University, Ongkharak, Thailand.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Tebingtinggi, Marimbun Marpaung mengungkapkan materi kurikulum dalam prodi tersebut relevan dengan pekerjaan rutin pada instansi yang mereka pimpin. Mengingat Dinas Ketapang Kota Tebingtinggi juga memiliki beberapa kelompok tani yang terkait dengan pangan.

Ia mengakui bahwa saat ini masih sangat minim ASN yang memiliki pendidikan S2 di Tebingtinggi. Dengan demikian, sosialiasi tersebut merupakan kesempatan yang baik untuk memotivasi para ASN di Tebingtinggi dalam melanjutkan pendidikannya ke Magister Ilmu Pangan.

“Karena saya menilai mata kuliah yang ditawarkan sangat menjawab berbagai masalah yang terjadi di daerah Tebing Tinggi,” pungkasnya. (gus/azw)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *