ASN Pemkab Dairi Kumpulkan Sumbangan Sukarela, Rp299 Juta Disiapkan untuk Pedagang Musiman

Sumatera Utara
PENJELASAN: Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu saat menjelaskan peruntukan bantuan yang disalurkan para donatur ke Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Dairi. RUDY SITANGANG/SUMUT POS
PENJELASAN: Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu saat menjelaskan peruntukan bantuan yang disalurkan para donatur ke Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Dairi. RUDY SITANGANG/SUMUT POS

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu mengungkapkan, dana yang terkumpul hasil sumbangan sukarela dari aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi, dan sebagian dari pihak swasta, akan disalurkan kepada parengge-rengge alias para pedagang musiman di seputaran Pusat Pasar Sidikalang.

Hal itu disampaikan Eddy saat menjawab pertanyaan wartawan, terkait peruntukan dana berjumlah Rp299.555.000 dari ASN dan pihak swasta tersebut. Dana itu, saat ini masih disimpan di Bank Sumut Cabang Sidikalang.


“Bantuan yang akan diberikan berupa bahan pangan, bukan uang tunai. Saat ini Gugus Tugas Penanganan Covid-19 masih menyusun cara pendistribusianya,” ungkap Eddy, usai menerima bantuan dari sejumlah pihak swasta dan partai politik di Pendopo Bupati Dairi Jalan Sisingamangaraja Sidikalang, Rabu (6/5) lalu.

Eddy juga menyebutkan, dia memilih Parengge-rengge sebagai sasaran bantuan, karena tidak sedikit dari mereka ikut terimbas dampak virus corona.

“Ekonomi mereka turut terpuruk akibat wabah ini corona,” jelasnya.

Sementara itu, terkait bantuan sosial tunai (BST) dari Kementerian Sosial berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) untuk lebih kurang 30 ribu kepala keluarga dengan besaran bantuan Rp600 ribu per bulan selama 3 bulan (April-Juni 2020), serta bantuan dari Pemkab Dairi, direncanakan mulai Senin (11/5) mendatang, akan mulai disalurkan kepada penerima.

Eddy mengimbau agar warga yang menerima bantuan, benar-benar menggunakannya dengan baik.

“Uang bantuan untuk penanganan virus corona ini jangan digunakan untuk membeli tuak. Jangan dibelikan ke tuak ya,” tegasnya lagi. Begitu juga kepada masyarakat, Eddy mengajak agar sama-sama mengawasi data penerima bantuan, supaya tidak salah sasaran.

“Pastikan bantuan diterima oleh yang pantas menerima. Jika 2-3 tahun lalu ekonominya susah, tapi sekarang sudah membaik, bisa dicoret. Mari sama-sama mengevaluasi. Bantuan sosial tunai dari pemerintah pusat, provinsi, serta kabupaten, akan disalurkan melalui BNI, BRI, dan Kantor Pos,” pungkasnya. (rud/saz)

loading...