Bakti Sosial Alumni SMP Negeri 3 Binjai Tahun 79, Berikan Bantuan kepada Buruh Harian Lepas

Sumatera Utara
BERSAMA: Panitia Bakti Sosial Alumni SMPN 3 Binjai Tahun 1979 saat memberikan bantuan kepada teman seangkatan yang kurang mampu di Binjai, Kamis (8/10).
BERSAMA: Panitia Bakti Sosial Alumni SMPN 3 Binjai Tahun 1979 saat memberikan bantuan kepada teman seangkatan yang kurang mampu di Binjai, Kamis (8/10).

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Alumni Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Binjai Tahun 1979 memberikan bantuan berupa sembako dan uang tunai untuk teman seangkatan yang bekerja sebagai buruh harian lepas. Bakti sosial ini sebagai bentuk solidaritas alumni kepada rekan seangkatan yang terkena dampak dari Covid-19.

Penanggung jawab kegiatan bakti sosial, Sutrisno mengatakan bahwa dana bantuan ini berasal dari sumbangan para alumni SMPN 3 Binjai angkatan Tahun 1979 yang mampu. Sehingga dapat menjadi penyemangat di tengah wabah virus pendemi ini.


“Jadi, kita bersatu untuk melawan virus ini. Selain sembako, kita juga memberikan uang tunai. Kita berharap agar jangan dinilai dari berapa banyaknya tetapi rasa kepedulian kita kepada sesama,” ujarnya.

Sutrisno mengatakan adapun isi dari paket yang diberikan kepada alumni yaitu, Beras 10 Kg, Gula pasir 2 Kg, Minyak makan 2 Kg, Mie instans 20 bungkus, kecap 2 bungkus, dan uang kontan sebesar Rp100 ribu.

“Dan kita tegaskan, semua alumni tahun 1979 yang kurang mampu akan mendapatkan bantuan,” jelasnya. Sutrisno mengatakan untuk pemberian sembako ini dilakukan secara door to door atau pintu ke pintu. Hal ini sesuai dengan imbauan dari pemerintah untuk tidak mengadakan kegiatan yang membuat kehadiran orang banyak untuk mencegah penularan virus Corona.

Karena itu, panitia menyiapkan anggota yang bersedia untuk menyerahkan bantuan secara langsung kepada alumni. Dan saat penyerahanpun, panitia sudah menegaskan untuk menerapkan social distancing yaitu menjaga jarak saat penyerahan paket bantuan.

“Kita menerapkan imbauan pemerintah untuk mencegah. Karena siapapun tidak ada yang mau menjadi korban dari virus yang sedang mewabah ini,” jelasnya.

Sutrisno mengharapkan kegiatan ini tidak hanya terjadi pada Alumni angkatan 1979 saja, tetapi alumni lainnya juga bersedia untuk mengumpulkan dana dan membantu teman seangkatannya. Karena selain pengobatan dari tim medis, cara lain untuk melawan Corona ini adalah kepedulian kepada sesama.

Apalagi, saat ini ekonomi semakin sulit, sehingga cara satu-satunya untuk mengembalikan ekonomi menjadi lebih baik adalah bersedekah dengan suka rela.

“Tidak kita pungkiri, saat ini masyarakat kita menjadi rezeki hari ini untuk dihabiskan hari ini juga. Karena itu, kepedulian kita kepada sesama akan memberikan dampak yang lebih baik,” tutupnya. (rel/ram)

loading...