Balai Persemayaman TDS Angsapura Resmi Beroperasi

Metropolis
RITUAL: Pengurus dan Keluarga Besar Yasora Medan, menjalankan ritual sembahyang dipimpin Saikong Asiong menandai peresmian Balai Persemayaman TDS Angsapura di Tanjung Morawa, Selasa (5/11).
RITUAL: Pengurus dan Keluarga Besar Yasora Medan, menjalankan ritual sembahyang dipimpin Saikong Asiong menandai peresmian Balai Persemayaman TDS Angsapura di Tanjung Morawa, Selasa (5/11).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Vihara Taman Damai Sejahtera (TDS) Angsapura Tanjung Morawa (Tamora) unit kerja di bawah naungan Yayasan Sosial Angsapura (Yasora) Medan, Selasa (05/11/2019) meresmikan penggunaan Balai Persemayaman yang terletak di seputar vihara.

Pengoperasian balai persemayaman sebanyak 5 ruangan tersebut ditandai dengan ritual sembahyang yang dipimpin oleh Saikong Asiong dibantu 2 orang Kabid TDS dan anggota lainnya meliputi wilayah kerja Tanjung Morawa, Lubuk Pakam, Perbaungan, Amplas, Delitua dan Kampung Baru, Batang Kuis serta Tembung.


Ritual yang diwarnai dengan membakar hio kecil dan besar serta perlengkapan sembahyang berupa kertas, juga dilengkapi dengan sesaji berupa buah-buahan, berbagai jenis kue serta minuman.

Sejumlah Pengurus Yasora yang ikut dalam ritual sembahyang menandai peresmian balai persemayaman tersebut, di antaranya Ketua Kehormatan Senior Eddy Chandra, Ketua dan Anggota Pengawas Pendi dan Johan Efendi,

Ketua Umum Yasora Tony Harsono, Ketua Membidangi TDS Effendi Simin SE, Ketua Membidangi Organisasi dan Humas Franky Wistan, Ketua Membidangi Sosial Haryanto/Aho, Sekretaris II Teti SH MKn, Kabid dan Wakabid Humas Halim Loe SE dan Djono Ngatimin SH CPS, Kabid TDS Sie Kioh dan Hendry, Wakabid TDS Tjendana Kusuma, Hatono Salim, Sukir serta seluruh pengurus Bidang TDS dan pengurus Yasora lainnya.

Usai ritual, Ketum Yasora Tony Harsono melalui Ketua Membidangi TDS Effendi Simin mengemukakan, diresmikannya pemakaian balai persemayaman jenazah di seputaran Vihara TDS Angsapura Tamora adalah semata untuk melengkapi sarana dan prasarana di komplek Vihara TDS Angsapura.

“Fasilitas berupa sarana yang sebelumnya sudah tersedia di komplek vihara adalah crematorium (pembakaran jenazah) dan colombarium (tempat penyimpanan abu jenazah). Jadi, dengan diresmikannya penggunaan balai persemayaman, maka fasilitas sarana pendukung di komplek Vihara TDS Angsapura Tamora bertambah,” jelas Effendi Simin.

Menurut Effendi Simin, tujuan dilengkapinya sarana pendukung berupa balai persemayaman jenazah tak lain adalah untuk memudahkan warga masyarakat khususnya umat Budha di kawasan Tanjung Morawa dan sekitarnya untuk memenuhi kebutuhan tempat persemayaman bila keluarga atau kerabat yang tertimpa musibah.

“Jadi, tidak perlu lagi harus ke Medan atau tempat-tempat lainnya di luar kawasan Tanjung Morawa dalam mencari fasilitas persemayaman. Dengan demikian, Balai Persemayaman TDS Angsapura Tamora bisa jadi solusi terbaik untuk memenuhi kebutuhan warga masyarakat Tamora, khususnya Umat Budha dalam pengadaan tempat persemayaman,” jelas Effendi Simin. (ila)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *