Bandara Kualanamu Layani 702.846 Penumpang

Ekonomi Metropolis
Foto: Danil/Sumut Pos Penumpang ramai memadati Bandara Kualanamu.
Foto: Danil/Sumut Pos
Penumpang ramai memadati Bandara Kualanamu.

KUALANAMU, SUMUTPOS.CO – Posko Angkutan Lebaran Idul Fitri 1437 Hijriah yang dikelola PT Angkasa Pura II Cabang Kualanamu di Bandara Internasional Kualanamu (KNIA), resmi ditutup, Senin (18/7). Hingga penutupan tercatat 702.846 jumlah penumpang yang datang maupun meninggalkan bandara kebanggaan masyarakat Sumut tersebut.

Posko yang dibangun sejak H-12 hingga H+10 Idul Fitri 1437 Hijriah, terus melakukan monitoring pergerakan penumpang dan pesawat yang turun maupun bertolak dari Kualanamu. Manager Airport Duty Kualanamu, Indra Mulia Lubis mengamini, hasil rekapitulasi akhir penumpang yang turun dan berangkat di KNIA sebanyak 702.846 orang.


Menurut dia, jumlah itu mengalami kenaikan mencapai 14,68 persen. Jika dibandngkan tahun 2015, lanjut Indra, jumlah penumpang meningkat. Menurut dia, pergerakan penumpang mencapai 612.898 orang tahun 2015. “Posko Lebaran sudah ditutup. Posko dibuka sejak tanggal 24 Juni sampai 17 Juli 2016,” kata Indra.

Indra melanjutkan, pergerakan pesawat juga mengalami kenaikan tahun 2016 ini di Kualanamu. Dia bilang, tercatat ada 5.046 pesawat yang dihitung secara keseluruhan untuk tahun 2016. “Sementara, tahun 2015 hanya 4.766 pesawat,” tambah Indra.

Amatan wartawan, penumpang berangsur berkurang di Kualanamu. Pasalnya, libur anak sekolah dan Idul Fitri 1437 Hijriah sudah berakhir. Selain itu, kondisi bandara juga saat ini relatif aman. Terlebih, tiket pesawat dan tempat duduknya juga tak lagi sulit diperoleh. Diprediksi, harga tiket pun berangsur normal pada beberapa hari kedepan.

Indra menambahkan, pihaknya mengalami kendala saat menghadapi arus mudik dan arus balik Idul Fitri 1437 Hijriah. Pun, kata dia, kendala itu relatif kecil dan dapat diatas bersama oleh PT AP II Kualanamu yang bekerjasama dengan TNI-Polri serta aparat terkait lainnya.

“Kami terus berusaha mengantisipasinya sehngga sampai saat ini belum ada tergolong yang membahayakan. Baik itu pada penumpang dan penerbangan. Begitu juga dengan soal lainnya, seperti lonjakan penumpang, antrean panjang dan penundaaan penerbangan yang dapat diantisipasi dengan baik,” kata dia.

Sebelum mengakhiri, Indra menyebut, kedepannya juga pengamanan dilakukan seperti biasa di KNIA. Tetap ada personel tambahan untuk pengamanan dari TNI-Polri. Untuk petugas yang diperbantukan selama tugas angkutan Lebaran, yang dari Brimob maupun TNi, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan serta instansi terkait lainnya, secara keseluruhan sudah balik kandang. “Begitu juga dengan alat-alat pendukung yang ditempatkan di Posko. Seperti layar monitor dan keperluan lainnya sudah ditarik. Karena Posko sudah ditutup,” pungkasnya. (ted/ije)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *