Bantu Digitalisasi Guru dan Kepala Sekolah, Tanoto Foundation Luncurkan e-PINTAR

Ekonomi

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Hari ini Tanoto Foundation meluncurkan platform e-PINTAR, suatu inovasi pengembangan profesi kependidikan untuk mengakomodasi kebutuhan pengembangan diri secara terus menerus bagi guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia.

e-PINTAR, platform pelatihan guru dan kepala sekolah berbasis digital yang dikembangkan Tanoto Fundation diluncurkan penggunaannya oleh Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbudristek, Dr. Iwan Syahril Ph.D dan CEO Global Tanoto Foundation, Dr. J. Satrijo Tanudjojo. Setelah di uji coba dan digunakan oleh 480 guru dari 17 provinsi di Indonesia, hasilnya 98,1% guru menyampaikan, ePINTAR meningkatkan kemampuan mengajar pembelajaran aktif dan membantu beradaptasi dalam penggunaan teknologi. Ist/Sumut Pos.

Menurut CEO (Global) Tanoto Foundation, Dr. J. Satrijo Tanudjojo, teknologi  merupakan enabler (alat bantu) yang mempunyai daya ungkit yang besar untuk bisa meningkatkan kualitas pendidikan. Kekuatan inilah yang mendorong Tanoto Foundation menyasar pemanfaatan teknologi untuk pelatihan guru berskala besar dan penyebaran praktik baik pengajaran.


“e-PINTAR ditujukan untuk mendukung digitalisasi pendidikan, terutama di area pengembangan kompetensi guru. Kami percaya guru harus jago memanfaatkan teknologi untukbelajar, agar mampu mendampingi siswanya yang sudah digitalnative duluan,” ungkap Satrijo ketika membuka acara peluncuran e-PINTAR, Selasa (14/9).

Para guru dan kepala sekolahdi seluruh Indonesia dapat mengakses platform e-PINTAR secara fleksibel,lintas waktu dan geografi. e-PINTAR menyediakan ruang bagi para peserta untuk berkomunikasi dengan fasilitator dan guru-guru peserta lainnya untuk saling belajar. Tanoto Foundation berkomitmen untuk melakukan perbaikan terus menerus atas konten-konten e-PINTAR agar tetap relevan dengan perkembangan pendidikan.

Sebagai platform pelatihan guru dan kepala sekolah berbasis digital, e-PINTAR telah di uji coba pada bulan April 2021oleh 500 guru di Indonesia terutama untuk daerah di luar mitra Program PINTAR.Setelah mengikuti uji coba, 98,1 persen peserta menyatakan e-pintar meningkatkan kemampuan mengajar pembelajaran aktif dan membantu beradaptas idalam penggunaan teknologi.

Konten-konten e-PINTAR diharapkan menjad ikontribusi peningkatan kapasitas guru melalui berbagai fitur seperti video dan kuis interaktif, artikel bacaan, penugasan, hingga forum diskusi. Klinik pemantapan materi dimana peserta dapat berkomunikasi dengan fasilitator juga diharapkan memberikan pemahaman lebih lanjut berkaitan dengan modul yang dipelajaridalam e-PINTAR. Peserta juga akan mendapatkan sertifikat jika telah menyelesaikan semua aktivitas pelatihan dalam platform e-PINTAR.

Kehadiran e-PINTAR turut diapresiasi oleh Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbudristek, Iwan Syahril Ph.D. Menurut Iwan, e-PINTAR merupakan solusi untuk menghadapi tantangan pembelajaran di masa pandemi.

“Saya sangat mengapresiasi upaya dari Tanoto Foundation yang telah menciptakan program e-PINTAR berbasis digital yang akan dapat diakses seluas-luasnya melalui  pintartanoto.id. Program ini memberi kesempatan pada guru-guru untuk terus melakukan pembelajaran, berlatih secara mandiri melalui learning management system,” tambahnya. (rel)

loading...