Bayi Perempuan Ditemukan dalam Drum, Calon Orangtua Angkat Kecewa dengan RSU Sidikalang

Sumatera Utara

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Kepala Desa Hutarakyat, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Pander Sitepu bersama istri, Rosinta Pardede, calon orangtua angkat bayi perempuan yang ditemukan dalam drum plastik mengaku kecewa dengan Rumah Sakit Umum (RSU) Sidikalang. Pander dan istri, kaget mendengar bakal ada mengadopsi bayi yang bakal mereka adopsi itu.

KETERANGAN: Kepala Desa Hutarakyat, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Pander Sitepu didampingi istri Rosinta Pardede memberikaan keterangan terkait bayi yang ditemukan dan dirawat di RSU Sidikalang, Kamis (21/10).RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

Pasalnya, sejak ditemukan bayi malang yang diduga sengaja dibuang orang tidak bertanggungjawab itu, mereka langsung bawa ke RSU Sidikalang merawat dan memutuskan akan merawat dan membesarkan bayi tersebut.


Segala perlengkapan dan biaya perawatan di RSU Sidikalang, mereka bertanggungjawab penuh dan bayi itu dirawat dengan status pasien umum.

“Saat pendaftaran, administrasi bayi tersebut tanggungjawab Rosinta Pardede. Tetapi, saya tengok tadi di papan nama tempat tidur bayi, sudah diganti menjadi bayi X, sementara sebelumnya, tertulis bayi saya,” ucap Rosinta, Kamis (21/10).

Dipaparkan Pander dan Rosinta, tadi pagi mereka ke RSU Sidikalang tepat di ruang bayi dan menemui kepala ruangan untuk meminta dibuatkan surat keterangan lahir dan BPJS.

“Lalu, kepala ruangan bayi mengatakan, tunggu ditanya dulu dokter anak. Nanti saja datang lagi, kata Rosinta menirukan ucapan tenaga kesehatan (nakes) kepada merea.

Dan sorenya, mereka diminta dibuatkan surat lahir. Dan, kata Rosinta lagi, bahwa kepala ruangan menyebutkan sudah tutup.”Jadi bagian administrasi bulang besok saja,” imbuh Rosinta.

Pander dan istri Rosinta Pardede mengaku, sudah iklas mengadopsi bayi itu. Bahkan, bayi itu sudah diberi nama Delima Cahaya Putri Sitepu.

Rosinta mengaku, sudah berdoa dan meminta kepada Tuhan supaya dia yang merawat dan membesarkan bayi dimaksud. Saat bertemu dengan Direktur RSU Sidikalang, Sugito Panjaitan, Pander Sitepu berkeras bahwa bayi itu tidak bisa diserahkan kepada pihak manapun tanpa sepengetahuanya.

“Saya hanya menitip di rumah sakit untuk dirawat supaya bayi itu sehat. Setelah sehat, saya akan bawa dan membesarkannya. Segala urusan administrasi untuk legalitas hukum baik ke pengadilan dan urusan lainya saya yang bertanggungjawab,” terangnya.

Sementara, Kapolsek Kota Sidikalang, Iptu Sukamto Berutu yang hadir di RSU Sidikalang mengatakan, bayi itu masih berada di RSU Sidikalang dan masih menjalani perawatan. (rud/azw)

loading...