Beri Atensi Serius Soal Kelangkaan BBM, Besok Gubsu Panggil Pertamina

Metropolis

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi beri atensi serius atas persoalan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah kabupaten dan kota. Karenanya pada Jumat, 22 Oktober besok, Pemprov Sumut melalui leading sector Biro Perekonomian, memanggil PT Pertamina Sumbagut dan pemangku kepentingan terkait lainnya guna meminta klarifikasi sekaligus solusi konkret atas persoalan tersebut.

Menurut Kepala Biro Perekonomian Setdaprovsu, Naslindo Sirait, Gubernur Edy Rahmayadi memang memberi atensi serius soal kelangkaan BBM yang telah membuat sulit rakyat dalam beberapa waktu belakangan ini. “Betul. Kita akan panggil mereka. Kita juga undang dari Polda, Kodam I/BB, dari BIN (Badan Intelijen Negara), lalu dari instansi kita seperti Dinas ESDM, Dinas Perindag, Hiswana Migas Sumut, Pelindo I, dan stakeholder terkait lainnya,” katanya menjawab Sumut Pos, Rabu (20/10).


Naslindo Sirait mengatakan, pertemuan akan digelar di lantai II Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Medan, pukul 14.00 WIB. Mengingat pentingnya kegiatan dimaksud, pihaknya meminta kepada para pemangku kepentingan membawa bahan atau data sesuai dengan materi rapat. “Tujuan rapat nanti untuk mengatasi kelangkaan BBM di Sumut. Solusi apa yang dapat kita lakukan agar masalah tersebut tidak berkepanjangan dan diatasi secepatnya,” pungkas dia.

Sedangkan Wakil Ketua Komisi B DPRD Sumut, Zeira Salim Ritonga mengatakan, pihaknya telah usulkan pemanggilan terhadap Pertamina dan stakeholder terkait masalah ini ke Badan Musyawarah (Banmus). “Iya. Besok (hari ini) Banmus yang akan menentukan,” katanya.

Sebelum ini, kata dia dia, pihaknya sudah mewanti-wanti PT Pertamina agar kelangkaan BBM ini tidak dijadikan alasan untuk menaikkan harga BBM. “Kita akan panggil, klarifikasi kelangkaan BBM. Kelangkaan BBM jangan dibuat alasan untuk misi menaikkan harga BBM,” tegas politisi PKB itu.

Ia pun meminta agar kelangkaan BBM ini secepatnya diatasi oleh PT. Pertamina MOR I Sumut. Sebab dikhawatirkan, hal ini akan membuat mobilitas masyarakat akan terhambat dan mengganggu perekonomian.

Sebelumnya, pemanggilan terhadap jajaran Pertamina, sebelumnya telah direncanakan DPRD Sumut melalui Komisi B. Mengingat banyaknya keluhan masyarakat yang sampai kepada anggota legislatif, atas kesusahan dampak kelangkaan BBM ini.

Sementara itu, seperti yang diberitakan koran ini, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Fuel Terminal (FT) memastikan pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Sarana Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Sumut aman dan lancar. Hal itu diungkapkan oleh Area Manager Communication Relation & CSR Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga, Taufikurachman, saat dikonfirmasi Sumut Pos, Senin (18/10).

Taufikurachman menjelaskan, tiga kapal tanker pengangkut BBM tersebut, sudah tiba dan menyandarkan di Pelabuhan Belawan, Kota Medan, Senin (18/10) dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB. “Tadi pagi (kemarin), jam 2 sudah tiba di Belawan. Sudah merapat, Bull Flores kapasitas 15,9 ribu Kiloliter (per kapal tanker),” kata Taufikurachman.

Taufikurachman mengungkapkan, untuk kebutuhan Gasoline di Sumut per hari capai 5 ribu kiloliter dan Gasoil 3.600 kiloliter. “Tiga kapal tanker, untuk memenuhi kebutuhan 7 hari ke depan. Sebelum 7 hari, sudah kembali masuk,” ujar Taufikurachman.

Taufikurachman mengimbau kepada masyarakat agar melakukan pembelian BBM di SPBU dengan sesuai kebutuhan. Taufikurachman mengatakan tidak perlu takut kekurangan pasokan. “Kita berharap, pembelian BBM sesuai dengan kebutuhan. Insha Allah, BBM distribusi berjalan dengan lancar dan aman,” pungkasnya. (prn/gus/ila)

loading...