Berkali-kali Ditelepon Istri tak Mengangkat, Akbar Ditemukan Tewas di Kamar

Hukum & Kriminal

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Warga Perumahan Jalan Gelatik, Lingkungan I, Kelurahan Pinang Mancung, Kecamatan Bajenis, Kota Tebingtinggi, digegerkan dengan penemuan mayat di sebuah rumah, Jumat (22/10/2021) malam. Tim Inafis Polres Tebingtinggi dan Polsek Rambutan yang mendapat informasi langsung turun ke lokasi guna melakukan pemeriksaan lebih lanjut serta mengevakuasi jasad korban ke rumah sakit dr Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi untuk divisum.

EVAKUASI : Tim Inafis Polres Tebingtinggi bersama Polsek Rambutan melakukan evakuasi dengan penemuan mayat laki laki di rumahnya. (Sopian/Sumut Pos).

Kasat Reskrim Polres Tebingtinggi AKP Wirhan Arif didampingi Kapolsek Rambutan AKP H Samosir membenarkan penemuan mayat di dalam kamar sebuah rumah di Perumahan Jalan Gelatik, Lingkungan I, Kelurahan Pinang Mancung, Kecamatan Bajenis. Berdasarkan informasi warga sekitar, korban bernama Akbar Sukmin (35).


Menurut AKP Wirhan Arif, dari hasil visum sementara, tidak ditemukan bekas bekas tanda penganiayaan ditubuh korban. “Hasil keterangan beberapa saksi dan keluarga, korban punya riwayat penyakit jantung,” jelas AKP Wirhan Arif.

Ibra Hidayatullah, yang masih kerabat korban mengatakan, malam itu dirinya menerima telpon dari istri korban yang sedang berada di Kota Sibolga. Istri korban memintanya untuk melihat korban yang tinggal sendirian di rumah.
“Kata istrinya, sudah beberapa kali ditelepon, abang kami ini tidak mengangkat telepon. Makanya aku disuruh untuk melihat Abang itu di rumahnya,” jelas Ibra.

Bersama temannya, Ibra langsung menuju rumah korban. Beberapa kali dipanggil dan diketuk pintu depan tidak menjawab, tapi kondisi lampu menyala. Karena curiga, Ibra dan temannya mengintip lewat jendela kamar. Terlihat korban dalam kondisi tergelatak di kamarnya. Namun beberapa kali dipanggil, tapi korban diam saja.

“Karena curiga, kami mengabari tetangga dan keluarga, setelah datang semua kami mendobrak pintu dan mendapati Akbar Sumin sudah tidak bernyawa,” jelasnya.

Karena pihak keluarga tidak mau jasad Akbar Sumin diotopsi ke rumah sakit, pihak kepolisian menyerahkan korban kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (ian)

loading...