Bupati Taput Keracunan Kolak

Sumatera Utara

Dilarikan ke Rumah Sakit Columbia Asia Medan

TAPANULI UTARA- Bupati Tapanuli Utara, Torang Lumbantobing terkapar diduga keracunan makanan, Senin (6/6). Torang dilarikan ke Rumah Sakit Columbia Asia Medan di Jalan Listrik Medan, setelah sebelumnya sempat dirawat di RSUD Tarutung. Torang dibawa menggunakan ambulans menuju Bandara Silangit, kemudian diterbangkan ke Medan.
Direktur RSUD Tarutung, dr Bobby Simanjuntak yang ikut mendampingi bupati mengatakan, kondisi kesehatan bupati saat ini cukup baik. Diperkirakan, bupati akan meninggalkan rumah sakit setelah kondisi kesehatannya pulih.


Menurutnya, bupati mengalami keracunan makanan sehingga butuh cairan yang cukup agar cairan tubuh seimbang.
“Besok (hari ini, Red) sudah bisa pulang, karena bupati hanya sakit ringan. Mungkin sebelumnya makan kolak, tiba-tiba perutnya mules. Tapi kita tunggulah sampai kondisinya pulih. Sebenarnya cukup diberi infus saja,” ujar Bobby ketia dihubungi melalui telepon, Selasa (7/6).

Sebelumnya sempat menjadi bahan perbincangan di masyarakat bahwa kondisi kesehatan bupati memburuk akibat bupati juga menderita penyakit jantung. Karena kondisi kesehatan butuh perawatan intensif sehingga bupati dilarikan ke rumah sakit yang memadai. Namun kabar tersebut dibantah Bobby. Soal pemindahan perawatan dengan merujuk ke RS Columbia Asia Medan cuma pertimbangan kenyamanan.

“Di rumah sakit Tarutung beliau sempat dirawat dan kondisinya membaik. Tapi karena banyak yang jenguk akhirnya bupati terganggu istirahatnya. Yang jenguk cukup banyak, sementara yang diperlukan adalah istirahat untuk mengembalikan kesehatannya. Jadi dipindah. Hanya pertimbangan kenyamanan saja,” katanya.

Sementara itu, ajudan bupati juga memberikan kabar kalau kondisi kesehatan bupati sudah membaik. Dari hasil diagnosa dokter di RS Columbia Asia Medan menyebutkan, trombosit bupati sudah normal. Perawatan yang dilakukan dokter saat ini adalah mengembalikan cairan tubuh yang hilang akibat mencret agar tidak lemas. (mag-2/smg)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *