Cegah Penyebaran Virus Corona, Operasional Pasar Sidikalang Dibatasi

Sumatera Utara
SUNYI: Kondisi Pasar Sidikalang, Kabupaten Dairi, sunyi dari aktivitas masyarakat.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Mencegah penyebaran virus corona agar tak semakin meluas, Pemkab Dairi melakukan penutupan sementara sejumlah lokasi tujuan wisata. Selain itu, Pemkab Dairi juga membatasi operasional Pasar Sidikalang, khususnya di hari pekan besar, yakni Sabtu.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Dairi, Rahmatsyah Munthe membenarkan penutupan sejumlah lokasi wisata, seperti Taman Wisata Iman (TWI) Sitinjo, Pantai Silalahi, dan Paropo di kawasan Danau Toba.


“Lokasi-lokasi wisata tersebut sudah ditutup sementara, untuk mencegah penyebaran virus corona. Dan sejak 28 Maret, operasional Pasar Sidikalang pun sudah dibatasi,” ungkap Rahmatsyah, Sabtu (28/3) lalu.

Rahmatsyah juga menjelaskan, pembatasan operasional pasar ini, khusus hari pekan besar, yakni Sabtu.

“Dibatasi maksudnya, operasional pasar hanya diperbolehkan sampai pukul 14.00 WIB,” imbuhnya.

Sementara Plt Direktur PD Pasar Kabupaten Dairi, Edward Hutabarat pun mengatakan, sejak 28 Maret lalu, operasional Pasar Sidikalang sudah dibatasi untuk mencegah penularan virus corona di Kabupaten Dairi.

Menurutnya, pada Sabtu lalu tim gabungan yang terdiri dari Kodim 0206 Dairi, Polres, Satpol PP, dan PD Pasar, turun menyosialisasikan dan mengimbau seluruh pedagang dan pembeli, untuk menjaga jarak saat bertransaksi di pasar.

“Kami juga mengimbau masyarakat agar mencuci tangan dengan sabun. Serta pedagang, maupun pembeli, dan pengelola pasar yang menderita flu dilarang memasuki areal pasar,” jelas Edward.

Pemkab Dairi menyosialisasikan serta mengedukasi masyarakat dengan mengajak melaksanakan standar perilaku hidup bersih dan sehat.

“Bekerja, belajar, dan beribadah di rumah saja. Masyarakat juga diharapkan menjaga jarak untuk mencegah penyebaran virus corona yang semakin luas,” pungkas Edward. (rud/saz)

loading...