Covid di Karo Tembus 1.276 Kasus

Sumatera Utara

KARO, SUMUTPOS.CO – Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Karo terus mengalami peningkatan. Kondisi ini diperparah lagi oleh masih abainya warga menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes). Pemkab Karo juga dinilai tidak tegas, dan terkesan melakukan pembiaran. Ironisnya, pesta adat masih bebas berlangsung khususnya di desa-desa.

Hingga Jumat (23/7) saja, kasus Covid-19 sudah mencapai angka 1.276. Jumlah ini meningkat tajam dari hari sebelumnya terkonfirmasi positif 1.253 kasus.


Data yang dihimpun dari Dinas Kesehatan Kabupaten Karo, sepekan belakangan kasus kian bertambah. Pada Senin 12 Juli 2021, kasus positif 1.063, sembuh 886, meninggal 107, Isolasi 70. Pada Selasa 13 Juli 2021, kasus positif naik menjadi 1.075, sembuh 900, meninggal 109, isolasi 66.

Pada Rabu 14 Juli 2021 kasus positif kembaki naik ke angka 1099, sembuh 900, meninggal 110, isolasi 89.

Kamis 15 Juli 2021, positif 1.129, sembuh 913, meninggal 112, isolasi 104. Jumat 16 Juli 2021, positif 1.161, sembuh 918, meninggal 113, isolasi 130. Sabtu 17 Juli 2021, positif 1.192, sembuh 929, meninggal 116, isolasi 147. Minggu 18 Juli 2021, positif 1.206, sembuh 940, meninggal 116, isolasi 150

Senin 19 Juli 2021, positif 1.212, sembuh 948, meninggal 121, isolasi 143. Selasa 20 Juli 2021, positif 1.245, sembuh 954, meninggal 121, isolasi 170. Pada Rabu 21 Juli 2021, positif 1.253, sembuh 954, meninggal 123, isolasi 176. Selanjutnya pada Kamis 22 Juli 2021, lasus positif menjadi 1.276, sembuh 958, meninggal 124, isolasi 194.

Kasus ini tersebar di 17 Kecamatan se-Kabupaten Karo. Kecamatan Kabanjahe dan Berastagi menjadi penyumbang kasus terbanyak. Adapun datanya, Kecamatan Kabanjahe, positif 81, sembuh 421, meninggal 31, isolasi 81, dengan total 533.

Kecamatan Tiga Panah, positif 19, sembuh 56, meninggal 10, isolasi 19, dengan total 85 kasus. Kecamatan Merek, positif 10, sembuh 28, meninggal 0, isolasi 10, total 38 kasus. Kecamatan Berastagi, positif 22, sembuh 165, meninggal 20, isolasi 22, dengan total 207 kasus.

Kecamatan Simpang Empat, positif 5, sembuh 33, meninggal 10, isolasi 5, total 48. Kecamatan Namanteran, positif 6, sembuh 16, meninggal 2, isolasi 6, total 24 kasus. Kecamatan Kutabuluh, positif 2, sembuh 21, meninggal 7, isolasi 2,total 30. Kecamatan Barusjahe, positif 5, sembuh 31, meninggal 2, isolasi 5, total 38.

Kecamatan Munte, positif 3, sembuh 21, meninggal 9, isolasi 3,total 33. Kecamatan Tiganderket, positif 2, sembuh 38, meninggal 8, isolasi 2,total 48. Kecamatan Tigabinanga, positif 15, sembuh 32, meninggal 7, isolasi 15, total 54. Kecamatan Juhar, positif 5, sembuh 11, meninggal 2, isolasi 5,total 18. Kecamatan Laubaleng, positif 7, sembuh 14, meninggaln4, isolasi 7 dengan total 25.

Kecamatan Mardinding, positif 2, sembuh 13, meninggal 1, isolasi 2,total 16. Kecamatan Merdeka, positif 4, sembuh 23, meninggal 3, isolasi 4,total 30. Kecamatan Dolat Rayat, positif 2, sembuh19, meninggal 3, isolasi 2,total 24. Selanjutnya Kecamatan Payung, positif 4, sembuh 16, meninggal 5, isolasi 4,total 25.

Mengingat jumlah ini, warga diimbau selalu menggunakan masker selama berada di area publik. Jaga kebersihan tangan dengan sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan handsanitizer.

Hindari menyentuh area wajah seperti mata, hidung dan mulut.

Tetap memperhatikan jaga jarak/physical distancing minimal 1 meter dengan orang lain. (deo/han)

loading...