Curi Mobil Milik Polisi, Dua Pria Ini Ditembak

Hukum & Kriminal
Hermanto dan Irwanto, dua pria yang mencuri mobil milik polisi, ditembak dan ditangkap polisi.

MEDAN, SUMUTPOS.COKandas sudah sepakterjang Hermanto (37) dan Irwanto (28) dalam hal mencuri mobil. Tidak hanya ditangkap, kaki mereka juga didor Polisi.

Alhasil, warga Jalan Marindal II, Gang Wakaf, Patumbak, Deli Serdang, dan penduduk Jalan PTP Pasar 12, Kec. Patumbak tersebut hanya bisa meringis kesakitan di RS Bhayangkara Medan.


Kesialan mereka tak lepas dari aksi tanpa pandang bulu. Keduanya menggasak mobil anggota Polrestabes Medan dari depan rumah Jalan Pertahanan, Gang Bakti, Patumbak. Pencurian tersebut diketahui korban saat hendak pergi kerja pada 18 Agustus lalu.

Kapolsek Patumbak, Kompol Afdhal Junaidi menyebutkan, korban merupakan anggota Polrestabes Medan yakni Iptu Tuchfat Lubis. Mobil yang dicuri yaitu Ford Everest.

“Kedua tersangka terpaksa ditembak karena berusaha lari saat kami bawa pengembangan ke kawasan Marelan,” ungkapnya, Kamis (24/8).

Diutarakan Afdhal, semula kedua bandit jalanan ini berhasil ditangkap dari lokasi dan waktu berbeda. Awalnya ditangkap Hermanto dan selanjutnya Irwanto.

“Jadi, dari hasil penyelidikan awal kami dapati satu nama tersangka yaitu Hermanto. Setelah dikembangkan, ternyata Hermanto menyebut nama Irwanto yang kemudian diamankan di kediamannya,” jelasnya.

Setelah kejadian, korban melapor ke Polsek Patumbak. Lalu, diperintahkan Kanit Reskrim Iptu Ainul Yaqin untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa saksi-saksi.

“Kami masih mengejar dua pelaku lainnya. Sebab, pelaku yang berhasil ditangkap mengaku setiap kali beraksi, komplotannya ada empat orang,” tukas Afhdal.

Hermanto (37) dan Irwanto (28), pelaku pencurian mobil Ford Everest milik anggota Polrestabes Medan Iptu Tuchfat Lubis, ternyata bukan kali pertamanya beraksi. Mereka sudah beraksi sebanyak belasan kali di wilayah Kota Medan dan sekitarnya. Dari hasil keterangannya mengaku sudah 13 kali beraksi.

“Dua kali beraksi di Percut Seituan dan empat kali di Medan Labuhan. Sisanya di Sunggal, Helvetia, Delitua dan paling banyak di kawasan Patumbak,” ungkap Kapolsek.

Dibeberkannya, untuk wilayah hukum Polsek Patumbak keduanya mengaku sudah lima kali beraksi. “Sejauh ini anggota masih mendata dimana lagi mereka pernah mencuri,” ucap Afdhal. (fir/pjs/ras)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *