Dahlan Juluki Danar Bupati Singkong

Nasional

WONOGIRI – Meneg BUMN Dahlan Iskan minta pabrikan pupuk milik negara membuat khusus pupuk untuk singkong. Sebab, sampai saat ini, belum ada pupuk khusus singkong yang dibuat di Indonesia. Sementara, potensi singkong sangat besar dan berpeluang mengangkat derajat hidup petani.

SINGKONG GAJAH: Seorang petani sedang memanen singkong gajah  Lapangan Kecamatan Ngadirojo Wonogiri.
SINGKONG GAJAH: Seorang petani sedang memanen singkong gajah di Lapangan Kecamatan Ngadirojo Wonogiri.

Perintah langsung kepada jajaran dirut pabrikan pupuk itu disampaikan Dahlan Iskan dalam acara sambung rasa dengan ribuan petani di Lapangan Kecamatan Ngadirojo, Wonogiri, kemarin pagi (7/6). “Saya minta pabrik pupuk membuat pupuk khusus singkong karena potensi singkong yang saya lihat ini luar biasa,” katanya kepada para direktur pabrikan pupuk milik negara.

Dia yakin pabrikan pupuk mampu memenuhi perintahnya. Sebab, hal yang hampir sama pernah ia instruksikan kepada pabrikan pupuk ketika mendapati di Indonesia tidak ada produksi pupuk khusus tembakau. Pupuk khusus tembakau yang dipakai petani di Indonesia merupakan buatan pabrikan Jerman. Karena itu, harganya sangat mahal.


Hasilnya, pabrikan pupuk milik negara berhasil menciptakan pupuk khusus tembakau. Kini, petani tembakau pun bisa mendapatkan pupuk dengan harga yang lebih murah. “Petani singkong di Wonogiri atau di mana pun juga harus diperhatikan,” tambah Dahlan dalam acara penyerahan bantuan pupuk Petroganik 150 ton dan Phonska 25 Ton kepada petani di Wonogiri.

Sementara itu, sebelum menghadiri pertemuan di Lapangan Ngadirojo, Dahlan sempat mengubah rancangan protokoler dengan mendatangi kebun singkong di Bulusulur Wonogiri. Di kebun singkong seluas lima hektare tersebut, Dahlan dibuat geleng-geleng kepala. Sebab, singkong varietas gajah yang ditanam di kebun tersebut milik Katno, warga Ngadirojo, itu mampu tumbuh maksimal. Salah seorang ahli singkong yang mendampingi Dahlan menerangkan maksimalnya pertumbuhan singkon bias dilihat dari daunnya. Semakin banyak jari daunnya, makin bagus singkongnya.

Selain itu, Dahlan juga mendapat penjelasan dari Bupati Wonogiri Danar Rahmanto, yang menyebutkan bahwa lahan tersebut merupakan lahan Uji coba untuk memicu hasrat petani untuk menanam singkong. Sebab, singkong menjanjikan keuntungan. Petani juga tidak perlu risau lantaran sudah ada tiga pabrik tapioka yang bersedia membeli berapapun hasil panen petani.

“Harganya juga sudah diikat kontrak dengan Pak Bupati. Jadi, petani tidak perlu khawatir kalau nanti panen terus harganya bakal anjlok. Setiap kilogram singkong basah mau dibeli Rp 850 kilogram. Ini pabrik tapiokannya juga hadir. Jadi tidak perlu ragu untuk menanam singkong,” katanya lantas membandingkan singkong gajah dengan singkong lokal yang produksi umbinya kecil.

Selain itu, Dahlan juga terang-terangan memuji langkah Bupati Wonogiri dalam proyek singkongisasi. Menurut dia, belum ada satu pun bupati di Indonesia yang begitu getol membangun pertanian. Terutama pengembangan singkong. Karena itu, Dahlan kemarin menetapkan Danar Rahmanto sebagai bupati singkong.(aw/jpnn)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *