Danau Toba Rally 2021 Sudah Dinanti

Olahraga

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Danau Toba Rally 2021 mulai berpangsung, Sabtu (11/12). Kegiatan ini digelar oleh IMI Sumut bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Sumut serta Toba Pulp Lestari. 


DILEPAS: Peserta Danau Toba Rally 2021 dilepas. (IST)

Kegiatan Danau Toba Rally 2021 ini dilakukan di Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun. Di mana Danau Toba Rally 2021 ini diikuti oleh 56 peserta dari seluruh provinsi yang ada di Indonesia. 

Pembina IMI Sumut Musa Rajeckshah mengaku kegiatan Danau Toba Rally 2021 ini sudah tertunda selama dua tahun dikarenakan pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia termasuk Indonesia. 

Sebagai peserta Danau Toba Rally 2021, pria yang akrab disapa Ijeck ini mengaku kegiatan ini memang sudah sangat ditunggu. “Saya yakin semua peserta juga merasakan hal yang sama. Karena sudah 2 tahun juga tidak dilaksanakan akibat pandemi,” katanya. 

Ijeck pun berharap mudah-mudahan tahun depan pandemi bisa menurun sehingga event-event seperti ini bisa dilaksanakan dan terlaksana. 

“Kita juga berharap semoga Kejuaraan Nasional dan Pasifik juga kejuaraan internasional bisa terwujud tahun berikutnya,” ujarnya. 

Mengenai target, Ijeck yang juga sebagai Wakil Gubernur Sumut ini memiliki target juara. “Tapi kita lihat keadaan juga. Mudah-mudahan saja target kita berhasil,” katanya seraya menyatakan karena kejuaraan nasional ini dilakukan sebanyak dua putaran. 

Ijeck pun mengomentari masalah track Danau Toba Rally 2021 ini. Menurutnya, track atau lintasan lumayan dan menggiurkan serta membahayakan. “Jadi, kita harus tahu kapan bisa tarik gas untuk melaju dan kapan kita bisa menurunkan kecepatan karena tikungan nya sangat membahayakan juga karena ada jurang,” pungkasnya. 

Sementara itu, Ketua IMI Sumut H Harun Mustafa Nasution mengucapkan terimakasih kepada semua pihak karena kegiatan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Danau Toba Rally 2021 bisa terlaksana di Desa Aek Nauli, Kecamatan Prapat, Kabupaten Simalungun. 

“Terimakasih juga kepada semua pihak yang mendukung dan kepada para peserta untuk tetap mengutamakan keselamatan. Kalau mau mengeluarkan kemampuan cukup 110 persen mengingat track atau lintasan di sini sangat menantang,” katanya saat memberikan kata sambutan. 

Ia pun berharap semoga kegiatan seperti ini bisa terus terlaksana dan bisa menggelar Rally Asia Pasifik 2022 dan juga bisa melaksanakan Kejuaraan Dunia Rally pada tahun 2023. “Untuk itu, kita butuh dukungan dari semua pihak, termasuk masyarakat,” pungkasnya. (dek)

loading...