Deklarasi Pasangan Akhyar-Salman, AMAN Target Menang 70 Persen

Politik

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PASANGAN Akhyar Nasution dan Salman Alfarisi (AMAN) menargetkan kemenangan 70 persen di Pilkada Kota Medan, 9 Desember 2020. Karenanya, seluruh tim pemenangan dan relawan diminta untuk bersama-sama berjuang dan mengamankan suara Akhyar-Salman.

DEKLARASI: Pasangan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution dan Salman Alfarisi yang diusung PKS dan Partai Demokrat saat deklarasi di posko pemenangan, Jalan Sei Batanghari, Jumat (4/9).
DEKLARASI: Pasangan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution dan Salman Alfarisi yang diusung PKS dan Partai Demokrat saat deklarasi di posko pemenangan, Jalan Sei Batanghari, Jumat (4/9).

“Mari sama-sama amankan suara kita. Karena berdasarkan hitung-hitungan kami di PKS, pasangan Akhyar-Salman akan menang 70 persen,” ungkap Zulmurado Selawat Siregar, Wakil Ketua Tim Pemenangan pasangan AMAN saat deklarasi sekaligus pengukuhan tim pemenangan di Jalan Sei Batanghari Medan, Jumat (4/9) sore.


Menurut Zulmurado, saat ini pasangan AMAN sudah memiliki modal suara 170 ribu lebihn

Karenanya, dia optimis hitung-hitungan yang mereka lakukan tidak akan meleset. Apalagi, pasangan yang diusung merupakan asli “Anak Medan”. “Ustad Salman lahir dan besar di Jalan AR Hakim Gang Seto, Medan Area. Begitu juga dengan Akhyar Nasution, yang juga lahir di Medan, sekolah dan kuliah di Medan. Kita yakin dengan calon kita ini bisa membawa Medan lebih baik. Jadi tidak ada alasan lagi untuk kita untuk tidak memenangkan pasangan AMAN ini,” tegas Zulmuradi yang juga pengurus DPD PKS Medan.

Sebelumnya, Ketua DPC Partai Demokrat Medan, Burhanuddin Sitepu mengajak seluruh tim pemenangan dan relawan untuk sama-sama menyosialisasikan pasangan AMAN kepada saudara, jiran tetangga dan seluruh lapisan masyarakat. “Setelah deklarasi ini, kita langsung bekerja. Ini marwa dan harga diri kita. Malu dan merasa bersalah jika kita tidak mampu mengantarkan Akhyar dan Salman menjadi wali kota dan wakil wali kota,” tegas Burhanuddin.

Disebutnya, hanya yang benar-benar orang Medan lah yang bisa membangun Kota Medan. “Yang kita dukung ini saudara kita yang sudah berbuat untuk Medan. Apalagi Akhyar didampingi Ustad Salman yang juga memang benar-benar paham Kota Medan karena dua periode duduk di DPRD Kota Medan,” sebut Burhanuddin.

Sementara, Akhyar Nasution dan Salman Alfarisi berjanji mewujudkan visi-misinya menjadikan Medan Cantik dan berkarakter dalam tempo 3,5 tahun. “Sejak dulu Kota Medan sudah dikenal sebagai kota yang berkarakter, lihat saja slogan ini ‘Medan Bung’, menunjukkan karakter kuat warga Medan,” kata Akhyar Nasution dalam orasi politiknya.

Menurutnya, membuat cantik Kota Medan mudah asal seluruh masyarakat terlibat dan partisipasi. “Kami ingin mewakafkan diri kami untuk mensejahterakan warga Medan, kami ingin mengajak seluruh warga untuk bersama-sama membuat Medan lebih baik,” ujarnya.

Ia pun mengapresiasi Partai Demokrat dan PKS yang berani melawan arus dengan mendukung dirinya di saat semua partai masuk dalam “gerombolan” besar. Dua partai ini justru berkoalisi untuk menantang koalisi besar pengusung Bobby -Aulia. “Partai Demokrat dan PKS berani mengambil jalan lain untuk tidak bersama-sama, mohon maaf jika saya katakan gerombolan,” ujarnya.

Di sebutnya, sebagai “Anak Medan” yang punya karakter, pasti akan melawan ketika mendapat tantangan. “Adrenalin saya muncul ketika mendapat tantangan. Namun bukan karena saya marah makanya ingin maju. Tapi untuk menjaga marwah masyarakat Kota Medan. Karakter anak Medan saya justru muncul untuk menunjukkan kalau anak Medan bukan kaleng-kaleng,” tegasnya.

Akhyar juga mengaku saat ini nomor kontaknya tengah dibajak orang tidak bertanggungjawab. “Nomor saya dibajak, WA sedang direcovery, banyak yang minta sumbangan, kalau ada yang begitu, bukan dari saya,” tandasnya.

Di sisi lain, Akhyar juga memberi pencerahan kepada masyarakat bahwa anggaran untuk pembangunan suatu daerah itu terdiri dari beberapa sumber diantaranya, Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU). “Nah, semua ini ada formulasinya, tidak bisa suka-suka di berikan ke daerah. Misalnya, ada kepala daerah anak dari seorang menteri atau pejabat di pusat. Tidak bisa lantas sesukanya meminta kepada bapaknya untuk pembangunan di daerahnya. Jadi, kita jangan terbuai dengan hal-hal yang tidak punya dasarnya,” tegasnya.

Sementara, Salman Alfarisi menjelaskan 5 garis besar visi misi dirinya bersama Akhyar Nasution untuk bisa merebut hari masyarakat Kota Medan. “Pertama itu Medan Berkarakter, artinya akhlakul karimah, sopan santun, cakap dijaga. Orang Medan gak suka lihat orang tidak sopan,” ujar Salman.

Kedua, lanjut dia, yakni Medan Berkawan. Menurut Salman orang Medan paling setia kawan. “Jadi mulai hari ini, sampai seterusnya kita semua berkawan,” ungkap Salman yang disambut tepuk tangan oleh para pendukung dan relawan yang hadir.

Untuk yang ketiga yakni Medan Maju. Keempat Medan Sejahtera. Terakhir, Medan Cantik. “Anak Medan suka yang cantik-cantik, 5 visi misi ini sesuai dengan filosofi anak Medan. Untuk mewujudkan itu semua cuma satu kata AMAN (Akhyar – Salman),” bebernya.

Wakil Ketua DPRD Sumut ini mengatakan visi misi nya dengan Akhyar Nasution disusun berdasarkan gagasan. Mereka berdua juga akan mengedepankan politik gagasan.(adz)

loading...