Dilshod Merapat

Ayam Kinantan Olahraga Sepak Bola
Dilshod Sharofetdinov (tengah) beraksi saat memperkuat klub Liga Malaysia, T-team.  Pemain Uzbekistan itu akan bergabung degan skuad PSMS di Yogyakarta.

SUMUTPOS.CO – PSMS Medan tak butuh waktu lama untuk mendapatkan pengganti pemain Afghanistan, Sharif Khamayuni Mukhammad yang baru dicoret. Penggantinya bukan nama yang asing, yakni Dilshod Sharofetdinov yang sebelumnya memang sudah diincar. Pemain Uzbekistan ini sudah mendarat di Yogyakarta, tempat pemusatan latihan PSMS, Kamis (1/ 3).

Nama Dilshod disebut-sebut saat PSMS membidik pemain Asia bulan lalu. Namun Dilshod dikabarkan gabung dengan klub India, East Bengal. Di saat itu, PSMS mendatangkan Sharif. Namun setelah Sharif juga tidak cocok, PSMS kembali mendatangkan Dilshod yang ternyata tidak jadi ke India.


Bahkan Dilshod juga diklaim Persipura akan bergabung 3 Maret. Namun PSMS tampil lebih cepat. “Mungkin kami lebih cepat (dari Persipura). Saya intens komunikasi dengan dia selama satu bulan terakhir. Dan seminggu terakhir dia kontak saya ingin gabung di sini. Tapi saya bilang tunggu, saya mau lihat dulu pemain Afghanistan. Ternyata tidak cocok dan dia mau langsung gabung.”

“Saya dapat rekomendasi dari kawan-kawan pelatih di T Team. Tapi tetap saya mau lihat dulu. Dalam dua laga uji coba ini saya pikir sudah cukup,” katanya.

Direktur teknik Andry Mahyar mengatakan PSMS sudah lama menginginkan pemain berusia 32 tahun itu. “Ya memang dari awal kami kan memang inginkan dia. Komunikasi sudah cukup lama. Dia pemain cerdas, kuat dan kami butuh untuk lini tengah PSMS,” kata Andry.

Pencoretan Sharif juga menurut Andry bukan karena sudah mendapat kepastian mendatangkan Dilshod. “Bukan. Tapi Sharif belum bisa penuhi ekspektasi kami. Bukan karena Dilshod. Jadi setelah dicoret, kamj kembali komunikasi dengan Dilshod. Alhamdulillah dia mau bergabung dengan PSMS. Komunikasi dilakukan langsung oleh Coach Djanur,” tambahnya.

Dilshod nantinya tetap harus menjalani trial. Tidak langsung dikontrak. Sejauh ini PSMS sudah mencoba empat pemain asing Asia. Namun belum sesuai harapan. Mulai dari Kwon Young Jin (Korsel), Gulom Urunov (Uzbekistan), Samuel Sibatuara Nainggolan(Australia) dan terakhir Sharif Khamayuni Mukhammad.

“Tidak boleh beli kucing dalam karung kan. Kami harus cek semuanya. Termasuk kesehatan dan kemampuan serta kesiapannya. Nama besar tidak menjamin permainannya,” kata Andry.

Namun belum dapat dipastikan apakah mantan pemain T-Team itu langsung diturunkan saat menghadapi Barito Putera, Jumat (2/3). (don)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *