Dishub Cek Sopir dan Armada

Metropolis

Dikatakannya, tak hanya kesiapan fisik angkutan lebaran, pihaknya juga melakukan persiapan dengan menertibkan titik-titik yang menjadi sumber kemacetan pada jalur yang kerap digunakan untuk mudik seperti Jalan Sisingamangaraja. Karena, di jalan tersebut banyak terdapat pusat keramaian hingga pool bus yang mengangkut penumpang untuk mudik. “Saya berharap, ketika masa mudik lebaran telah dimulai maka tidak terjadi kemacetan Artinya, jangan sampai kendaraan menumpuk cukup banyak hingga berdampak menghambat arus lalu lintas terutama bagi para pemudik,” cetusnya.

Ia mengaku, akan memaksimalkan personelnya dalam rangka kelancaran arus lalu-lintas, termasuk di kawasan Titi Kuning yang sedang dalam proses pengerjaan underpass. “Garda terdepan dalam rangka persiapan mudik lebaran adalah Dishub Provinsi Sumut. Tapi begitu, tetap kita bekerja sama dan berkoordinasi demi kelancaran arus mudik,” ucapnya.


Lebih jauh Renward mengatakan untuk mengantisipasi kecelakaan saat arus mudik jelang lebaran, pihaknya akan melakukan pemeriksaan kesehatan kepada semua sopir bus yang berangkat dari Medan. Bila didapati ada sopir yang memiliki kesehatan kurang baik atau dalam keadaan mabuk, maka tidak diberikan izin untuk mengendarai busnya.

“Sama seperti tahun lalu, kita akan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan untuk membuat posko kesehatan di Terminal Amplas dan Pinang Baris. Posko itu akan didirikan mulai H-7 Lebaran. Para sopir akan kita periksa kesehatannya,” bebernya.

Dia menambahkan, padatnya arus mudik menjadi penyebab meningkatnya kecelakaan lantaran banyak sopir membawa kendaraannya dengan ugal-ugalan karena mengejar penumpang. “Kita tidak ingin kejadian seperti itu terjadi. Karena itu, setiap bus yang berangkat dari dua terminal itu, akan kita periksa sopirnya,” tandasnya. (mag-1/ris/bal)

 

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *