Diturunkan di Batam Karena Covid-19, 29 ABK KM Kelud Positif, 11 Negatif

Nasional

BATAM, SUMUTPOS.CO – Dari 40 kru anak buah kapal (ABK) KM Kelud milik Pelni yang dirawat di ruang isolasi dan observasi Rumah Sakit (RS) Khusus Infeksi Covid-19 di Pulau Galang, 11 ABK terkonfirmasi negatif Covid-19. Sementara yang terkonfirmasi positif Covid-19 ada 29 orang.

Hal itu disampaikan oleh Komandan Korem 033/WP Kolonel Inf Harnoto selaku Komandan Satgas Penanganan Covid-19 wilayah Kepulauan Riau atau Dansatgasgabpad Kolonel Inf Harnoto.


Menurut dia, saat ini 29 ABK yang terkonfirmasi positif masih mendapatkan perawatan instensif diruang isolasi RS Khusus Infeksi Covid-19 di Pulau Galang. Sementara 11 ABK yang negatif akan dipulangkan ke Pelni. “Setelah dilakukan dua kali proses pemeriksaan swab dengan Polymerase Chain Reaction (PCR), maka ke-11 ABK KM Kelud dinyatakan negatif covid-19 dan dipulangkan ke Pelni,” kata Harnoto melalui keterangan tertulis, Selasa (28/4).

Menurut Hartono, proses pengambalian ke-11 ABK terlihat penuh haru, sebab ke 11 ABK tersebut mengaku berat untuk meninggalkan 29 temannya yang saat ini masih dirawat di ruang isolasi RS Khusus Infeksi (RSKI) Covid-19 di Pulau Galang.

Proses pemulangan juga dilakukan sesuai protocol kesehatan, di mana pelepasan perawatan ke-11 ABK KM Kelud dilaksanakan setelah 11 ABK tersebut nyatakan negatif setelah dilakukan proses Karantina selama 14 hari di RSKI Covid-19 di Pulau Galang dan dua kali pelaksanaan tes Lab Swab dengan hasil negatif. “Pemulangan 11 ABK KM Kelud ini diterima langsung oleh Capt Agus yang merupakan perwakilan dari PT Pelni,” jelas Hartono.

Senada juga diungkapkan Direktur RSKI Covid-19 Pulau Galang Kolonel CKM dr Khairul Ikhsan Nasution yang mengatakan dengan dikembalikannya 11 ABK KM Kelud, jumlah pasien yang dilakukan perawatan di di RSKI Covid-19 Pulau Galang tinggal 33 pasien.

Dari 33 pasien tersebut yakni 29 kasus positif yang merupakan ABK KM Kelud, satu kasus positif yang merupakan anggota Polri dari Polda Kepri dan tiga kasus lagi merupakan pasien PDP yang juga anggota Polri yang baru saja liburan dari sekolah perwira di Jawa Barat. “Jadi total seluruhnya ada 33 pasien yang dilakukan perawatan,” pungkas Ihsan.

Sebelumnya diberitakan, KM Kelud, dikarantina sementara di Belawan, usai melakukan pelayaran rute Jakarta-Batam-Belawan (Medan) karena sejumlah ABK-nya positif Covid-19. Para ABK diturunkan di Batam untuk dirawat, selanjutnya kapal melanjutkan perjalanan ke Belawan untuk menurunkan penumpang dan kru lainnya. Selanjutnya, kapal dikarantina dan tidak boleh berlayar hingga ada izin berlayar kembali. (kps)

loading...