DKP Kota Medan Tebang Pohon Tua

Metropolis
Triadi Wibowo/Sumut pos_
PENEBANGAN BATANG POHON
Petugas dari dinas pertamanan menebang batang pohon di Jalan Sudirman Medan, Selasa (11/10). Penebangan tersebut guna menghindari tumbangnya batang pohon atau patahnya ranting pohon yang bisa mencelakakan pengguna jalan disaat musim penghujan.

SUMUTPOS.CO – Mengantisipasi pohon tumbang yang diakibatkan faktor cuaca ekstrim atau tak menentu, Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Medan memperketat pengawasan terhadap pohon-pohon besar dan tua. Pengawasan yang dilakukan dengan memangkas ranting hingga menebang pohon tua.

Kepala DKP Kota Medan M Husni mengatakan, keberadaan pohon-pohon besar di Kota Medan dalam kondisi baik atau sehat. Sehatnya pohon tersebut, tak lain berkat perawatan petugas yang rajin memeriksa kondisi pohon secara berkala.


“Keberadaan pohon, terutama yang ada di jalan kota, kondisinya sangat baik dan tidak masuk ke dalam kategori rawan tumbang. Kami rutin melakukan monitoring hingga merampingkan pohon yang lebat,” ujarnya, kemarin.

Disebutkan Husni, pemangkasan yang dilakukan untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan seperti pohon tumbang. Sebab, saat ini dalam kondisi cuaca ekstrim.

“Pemangkasan dilakukan secara bertahap di 21 kecamatan Kota Medan pada bagian atasnya dan ranting-ranting yang sudah panjang. Tujuannya, agar ketika angin kencang, pohon tidak terbawa angin dan tumbang. Selain itu, sengaja tidak kami tebang habis karena untuk menanam pohon hingga besar membutuhkan waktu yang lama dan sulit,” sebutnya.

Kata Husni, saat ini petugas DKP sedang melakukan identifikasi pohon, terutama di jalan protokol. Identifikasi ini dilakukan untuk memastikan kekuatan serta kelayakan pohon di inti kota.

“Ada beberapa ruas jalan yang menjadi target kami. Jadi, nanti jika ada pohon yang rawan tumbang, akan diberi tanda dan menjadi peringatan untuk kami. Akan direncanakan juga untuk regenerasinya,” terang Husni.

Menurut dia, untuk mendata pohon tua di Kota Medan terlihat dari ukuran akar pohon tersebut. Jika akar sudah sangat besar dan masih bisa bertahan, maka akan diberikan perawatan. Tapi, jika terlihat kopong akar pohonnya, maka akan ditebang guna menghindari pohon tumbang.

“Meski demikian, kami meminta peran serta masyarakat untuk melaporkan adanya potensi pohon yang membahayakan. Sehingga, dampak dari pohon tersebut tidak membahayakan dan dapat langsung ditindaklanjuti,” tandasnya.

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *