Dua Mobil Masuk Jurang

Sumatera Utara

LANGKAT- Proyek peningkatan jalan dan jembatan di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat menelan korban. Dua unit mobil Toyota Fortuner BK 214 RJ dan Toyota Avanza BK 1355 JR terperosok kedalam jurang, 7 penumpang luka-luka, Kamis (2/6).M. Zainal, 35, warga Bakongan Aceh Selatan
Ke tujuh korban masing-masing, Abu Muslim Siregar (55) warga Jalan Pasar IX, Dusun XI,Tembung, Deli Serdang, alami patah tangan dan luka diwajah, Ratna Ningsih (51) istri Abu Muslim, mengalami lebam dan bengkak pada sekujur wajah.

Ketiga anak Abu, Lia (26) menderita bahu kiri patah dan kedua mata lebam, Gusti Ningsih (24) luka di kening dan sekujur wajah bengkak, Rina (18) mengalami luka memar di wajah dan dari kemaluan mengalami pendarahan, serta dua cucunya Evan (4) dan Icha (3) mengalami luka serius karena tenggelam didalam kubangan air.


Keterangan yang diperoleh Sumut Pos, kedua mobil sama-sama bergerak dari Aceh menuju Medan. Sekira pukul 03.00 WIB, mobil Fortuner yang ditumpangi M Zainal (35) warga Bakongan, Aceh Selatan, terjun bebas kedalam jurang bongkaran jembatan sedalam 2 meter.

Tak lama berselang, mobil Toyota Avanza yang mengakut keluarga  Abu Muslim Siregar (55) warga Jalan Pasar IX, Dusun XI,Tembung, Deli Serdang, ikut terperosok kedalam jurang tersebut.

Akibat kecelakaan tersebut, Abu Muslim beserta 6 anggota keluarganya, harus dilarikan ke RSU Insani Stabat. karena peralatan rumah sakit itu tidak memadai, akhirnya korban dilarikan ke RSU Pirngadi Medan.

Menurut M Zainal, saat mengendarai mobil menuju Medan, dia melaju dengan kecepatan normal dan tidak melihat rambu atau tanda apapun terkait perbaikan jembatan tersebut. Alhasil, dia terjun bebes kedalam lubang jembatan berisi air.

“Saya akan tuntut penanggungjawab proyek, karena sudah lalai dengan tidak memasang tanda “hati-hati” di ruas jalan,” kata Zainal. Meski tercebur kedalam lubang, namun Zainal tidak mengelami luka serius. Meski disarankan warga untuk berobat, tapi zainal tetap menolak dan hanya menunggu mobilnya di evakuasi.

Sementara Abu Muslim, saat ditemui di RSU Insani Stabat mengatakan, dia sangat terpukul dengan kejadian itu. Pasalnya, dua orang cucunya Evan (4) dan Icha (3) sempat tenggelam didalam air dan harus mendapat perawatan insentif dari medis.

Dia juga mengatakan, akan menuntut pihak yang bertanggungjawab dalam proyek perbaikan jembatan ini, karena tidak memberikan rambu-rambu.

Diceritakan Abu, dia baru pulang mengunjungi anaknya yang baru menikah dan menetap di Aceh. Lalu dia membawa keluarga dengan mobil Avanza yang disewanya.

Usai bertemu dengan anaknya di Aceh, mereka pun pulang ke Medan dan berangkat pada malam hari. Namun, saat mereka menuju Medan, hujan pun turun di jalan lintas Tanjung Pura-Stabat, hingga menyebabkan jarak pandang menjadi pendek.

Naas, saat melintas di jembatan Kecamatan Wampu, Abu tak mengetahui kalau jembatan tersebut dalam perbaikan. Dia pun masuk kedalam lubang galian jembatan.

Mobil Avanza milik Abu Muslim, tercebur persis disamping mobil Toyota Fortuner milik Zainal yang terlebih dulu terperosok kedalam jurang. Proses evakuasi mobil, sempat terhambat karena ratusan warga memadati lokasi kejadian. (mag-1/mag-7)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *