Site icon SumutPos

Inisiatif Hyperlocal Tokopedia, Dorong Kenaikan Jumlah Penjualan di Sumut

Tokopedia dorong kenaikan jumlah penjualan UMKM di Sumut.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tokopedia terus gencarkan inisiatif Hyperlocal hingga ke seluruh Indonesia, termasuk wilayah Provinsi Sumatera Utara dan Kota Medan. Dengan mengusung teknologi geo-tagging yang dapat mendekatkan pembeli dengan penjual setempat agar UMKM di seluruh Indonesia.

Hal itu, Kepala Departemen Corporate Affairs Tokopedia, Ekhel Chandra Wijaya di Kota Medan, Kamis (22/6). Ia mengatakan pihaknya akan terus mendorong UMKM di Indonesia maju bersama dalam usahanya dan memiliki kesempatan yang sama untuk bertumbuh. Tanpa harus berpindah ke kota besar agar mencapai pasar yang lebih luas.

“Tokopedia memiliki berbagai contoh manifestasi dari inisiatif Hyplerlocal seperti Kumpulan Toko Pilihan (KTP), layanan pemenuhan pesanan (fulfillment) Dilayani Tokopedia, Waktu Indonesia Belanja (WIB) dan masih banyak lagi kampanye atau program di Tokopedia yang dapat dimanfaatkan oleh para pegiat lokal termasuk di Sumatra Utara,” ucap Ekhel Chandra Wijaya.

Berkat berbagai inisiatif dan kampanye yang dihadirkan, Tokopedia mencatat berbagai tren menarik seputar belanja online masyarakat di Sumatera Utara, termasuk Kota Medan dan sekitarnya pada periode Mei 2023 dibandingkan rata-rata periode Januari-April 2023, seperti peningkatan jumlah penjual naik hampir 2,5 kali lipat dan peningkatan jumlah pembeli dan naik lebih dari 1,5 kali lipat.

Data internal Tokopedia pun mencatat kategori produk Rumah Tangga, Kesehatan, Makanan & Minuman, Fesyen dan Elektronik sebagai kategori produk paling laris di Sumatera Utara, termasuk Kota Medan dan sekitarnya pada periode Januari hingga Mei 2023.

Selain itu, terdapat juga beberapa kota/kabupaten di Sumatera Utara dengan kenaikan transaksi, pembeli dan penjual tertinggi selama periode Mei 2023 dibandingkan Januari-April 2023, yakni Kab. Nias Selatan, Kota Medan, Kab. Nias, Kota Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, Kab. Nias Utara.

Kemudian, Kab. Toba Samosir, Kab. Batu Bara, Kab. Nias Barat, Kab. Padang Lawas
Kab. Pakpak Bharat, Kab. Dairi, Kab. Deli Serdang, Kota Tanjung Balai dan, Kota Medan

Mengusung misi pemerataan ekonomi secara digital di Indonesia, saat ini Tokopedia sudah menjangkau hampir 99% wilayah kecamatan di Indonesia, terbukti dengan adanya pengiriman terjauh yang dilakukan dari Kecamatan Medan Area (Kota Medan, Sumatera Utara sampai ke Kecamatan Merauke Kabupaten Merauke, Papua.

Tokopedia juga menyuguhkan layanan gudang pintar Dilayani Tokopedia, di mana penjual dapat menitipkan produk di ‘gudang pintar’ pada wilayah dengan permintaan tinggi.

Selain memberikan berbagai keuntungan bagi penjual, kehadiran Dilayani Tokopedia turut memungkinkan masyarakat mendapatkan beragam produk kebutuhan dengan lebih cepat dan ongkos kirim yang lebih terjangkau.

“Saat ini gudang pintar dilayani Tokopedia tersebar di berbagai kota di Indonesia,” ucap Ekhel.

Ekhel mengatakan bahwa layanan gudang pintar Dilayani Tokopedia sangat dimanfaatkan oleh penjual dan pembeli di wilayah Sumatera Utara, termasuk Medan dan sekitarnya.

“Terbukti, dengan adanya kenaikan transaksi dan penjual masing-masing hingga hampir 2,5 kali lipat pada periode Mei 2023 dibandingkan rata-rata Januari-April 2023,” ucapnya.

Tokopedia Permudah Masyarakat dalam Memenuhi Kebutuhan Produk Digital
Tokopedia bersama dengan para mitra strategis, termasuk Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota di setiap wilayah termasuk di Sumatera Utara dan Kota Medan untuk mengembangkan pelayanan publik serta mendukung pemerintah dalam melakukan percepatan dan perluasan digitalisasi di daerah.

“Salah satu bentuk kerjasama adalah dengan adanya loket pembayaran pajak di Tokopedia untuk pembayaran E-samsat dan PBB,” katanya.

Ekhel menjelaskan untuk wilayah Provinsi Sumatra Utara sendiri pihak melihat adanya kenaikan transaksi E-Samsat pada periode 2022 dibandingkan 2021 meningkat hampir 5 kali lipat, sedangkan untuk di Kota Medan dan sekitarnya ada kenaikan lebih dari 5,5 kali lipat.

“Tokopedia juga melihat masyarakat di Provinsi Sumatera Utara dan Kota Medan sudah memanfaatkan pembayaran pajak secara digital terlihat dari adanya kenaikan transaksi pembayaran PBB hampir 1,5 kali lipat pada periode tahun 2022 dibandingkan 2021,” tutur Ekhel.

Selain kemudahan transaksi E-Samsat dan PBB, masyarakat juga bisa membeli berbagai kebutuhan produk digital lainnya melalui Tokopedia. Pada periode kuartal 1 2023 dibandingkan kuartal 1 2022, tercatat produk digital paling populer di Provinsi Sumatra Utara, Medan dan sekitarnya adalah E-Samsat, Penerimaan Negara (Pajak Online, Bea Cukai dan SBN) serta Tiket Kereta Api.

Coffeenatics, Manfaatkan Platform Digital Tokopedia untuk Mengembangkan Bisnis Kopi Kepopuleran bisnis kopi turut merambah Kota Medan.

Harris Hartanto Tan selaku CEO and Co-Founder Coffeenatics melihat peluang besar dalam menjalankan bisnis kopinya. Bersama timnya, Harris memanfaatkan platform digital seperti Tokopedia dalam memperluas pasar serta menjangkau wilayah lainnya di Indonesia.

“Tokopedia sangat membantu tumbuh kembang usaha Coffeenatics dalam meningkatkan penjualan. Melalui Tokopedia, kami mendapatkan banyak pelanggan dari berbagai wilayah di Indonesia. Sejak bergabung, Coffeenatics mengalami peningkatan transaksi sebanyak 350% per tahun. Kami juga telah menjangkau konsumen kami yang berlokasi di Papua dan sejauh ini pengiriman tersebut menjadi rute paling jauh,” ujar Harris.

Coffeenatics melakukan berbagai inovasi dengan membuat produk sebagai solusi dari kebutuhan masyarakat, salah satunya dengan meluncurkan ragam produk Coffeenatics ready to drink. Harris mengungkapkan bahwa kehadiran produk ini diharapkan dapat memudahkan konsumen untuk menikmati kopi kapan dan di mana saja.

Berbagai fitur dan layanan yang dihadirkan Tokopedia dimanfaatkan secara maksimal oleh Coffeenatics. Salah satunya dengan memanfaatkan layanan gudang pintar Dilayani Tokopedia yang memudahkan masyarakat mendapatkan produk Coffeenatics lebih cepat dan efisien. Selain itu, Coffeenatics turut memanfaatkan berbagai kampanye, seperti Kumpulan Toko Pilihan (KTP) dan Waktu Indonesia Belanja (WIB) secara rutin setiap bulan.

Sempat Sulit Memasarkan Produk, Fog Apothecary Kini Bangkit Berkat Tokopedia
Meski pada awalnya menghadapi kesulitan untuk memasarkan produk essential oil, Pemilik Usaha Fog Apothecary, Vivi Tantri mengatasi hal tersebut dengan berjualan online di Tokopedia pada 2018.

“Seiring berjalannya waktu, berkat Tokopedia Fog Apothecary semakin dikenal masyarakat luas. Bahkan omzet kami meningkat 100% setelah bergabung dengan Tokopedia. Kami telah berhasil mengirimkan produk hingga ke Kalimantan,” ucap Vivi.

“Seiring bertumbuhnya bisnis Fog Apothecary, kami terus berinovasi membuat produk rumah tangga, seperti spray anti tungau dan anti bakteri dengan menggunakan bahan alami yang aman untuk kulit sensitif. Kami menggunakan bahan-bahan alami dari ekstrak jahe, sereh, cengkeh, dan nilam. Bahan baku kami berkualitas tinggi, langsung didapatkan dari petani lokal di wilayah Pulau Jawa,” jelas Vivi.

Bersama timnya, Vivi turut memanfaatkan fitur serta promo yang dihadirkan Tokopedia. Mulai dari fitur Bebas Ongkir, Broadcast Chat, Voucher, dan Flash Sale. “Tak hanya itu saja, kami rutin mengikuti kampanye Kejar Diskon spesial yang sangat membantu penjualan. Bahkan bisa meningkat hingga 3x lipat setiap masa kampanye,” ujar Vivi.

“Lewat berbagai inisiatif Hyperlocal, kami berharap dapat terus mendukung perkembangan para pelaku UMKM serta memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Sumatra Utara. Tokopedia terus bersinergi bersama berbagai pihak demi terwujudnya pemerataan ekonomi nasional secara digital di berbagai wilayah di Indonesia,” tutur Ekhel.(gus)

Exit mobile version