Site icon SumutPos

Tiga Bus di Amplas Tak Laik Jalan

Foto: Dok Sumut Pos Aktifitas sejumlah angkutan umum yang menunggu penumpang di Terminal Amplas Medan.
Foto: Dok Sumut Pos
Aktifitas sejumlah angkutan umum yang menunggu penumpang di Terminal Amplas Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 60 bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di Terminal Terpadu Amplas diperiksa kondisi laik jalannya guna mendukung kelancaran arus mudik masyarakat menjelang Lebaran Idul Fitri 1437 Hijriyah, Rabu (29/6).

Pemeriksaan melibatkan Dinas Perhubungan Medan, kepolisian dari Ditlantas Poldasu, PT Jasa Raharja, Dinas Kesehatan dan BNN juga dilaksanakan di Terminal Terpadu Pinang Baris, agar tidak hanya kendaraan yang baik tapi juga kondisi kesehatan sopir prima agar mudik warga tidak terkendala.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Renward Parapat kepada wartawan mengatakan, dari 60 bus yang diperiksa tersebut ada tiga bus yang didapati tidak laik jalan karena surat kendaraannya berbeda dengan spesifikasi yang ada. “Ketiga bus telah diberikan surat tilang dan diserahkan kepada Dinas Perhubungan Provinsi Sumut untuk mendapat tindakan sesuai ketentuan,” ungkap Renward.

Didampingi Kompol Zulkarnain dan Kompol Zainal dari Ditlantas Poldasu, ia menjelaskan pemeriksaan kendaraan dan sopir ini sesuai dengan instruksi Menteri Perhubungan agar dalam pelaksanaan mudik tahun ini agar dapat terlaksana dengan aman dan lancar tanpa kecelakaan. Oleh sebab itu kondisi kendaraan harus laik jalan dan harus pula didukung sopir yang prima.

Renward menjelaskan, guna lebih memastikan keamanan kendaraan yang digunakan untuk mudik tersebut, pihaknya sejak pekan pertama Ramadan lalu, bersama instansi terkait melakukan rampchek atau pemeriksaan kendaraan umum yang menjadi angkutan mudik lebaran.

“Setiap kendaraan yang telah selesai uji akan diberikan stiker khusus, sehingga dapat memberikan kepastian kepada calon penumpang bahwa bus yang ditumpanginya untuk sampai ke kampung halaman aman dan laik jalan,” kata Renward.

Dalam kesempatan itu, Kadis Perhubungan Medan memprediksikan lonjakan arus mudik masyarakat pada lebaran tahun ini mengalami kenaikan sekitar 4 persen. Sedangkan lonjakan tertinggi arus mudik, diperkirakan akan terjadi pada H minus 4 dan 3 Lebaran Idul Fitri. Karena itu, lanjutnya, Dishub Medan bersama instansi terkait akan melakukan pemeriksaan kesehatan kepada sopir bus sebelum meninggalkan terminal.

Kepala UPT Terminal Terpadu Amplas, Richard Medy menambahkan, pihaknya menyatakan kesiapan untuk mendukung pelaksanaan mudik lebaran warga pada tahun ini. “Insya Allah siap, kendati akan ada kenaikan jumlah pemudik tahun ini,” katanya.

Karena itu dikatakan Richard, Terminal Terpadu Amplas menyiapkan pos kesehatan untuk melayani awak bus dan masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan dasar, agar perjalanan mudik warga berjalan lancar tanpa hambatan apapun. (prn/ije)

Exit mobile version