Gawat! Suami Suruh Istri Ditiduri Tiga Anaknya

Hukum & Kriminal Sumatera Utara
Kekerasan seksual-ilustrasi
Kekerasan seksual-ilustrasi

SIANTAR, SUMUTPOS.CO – Biadab. Kata ini mungkin pantas diberikan kepada Ferry (38). Bagaimana tidak, dia tega menyuruh tiga anaknya menyetubuhi istri sekaligus ibu kandung anak-anaknya. Ibu bernasib malang itu yakni L br Hutapea (38).

Perbuatan ini terungkap saat warga Kel. Simalungun, Kec. Siantar Selatan, tersebut membuat pengaduan ke Mapolres Pematang Siantar dengan wajah lebam dan pelipis terpasang perban.


Dikisahkannya, dirinya sudah sering dianiaya sang suami. Kemarahan Ferry dilatarbelakangi cemburu. Tiap kali bertengkar berujung penganiayaan, si suami selalu menuding bahwa anak mereka adalah hasil perselingkuhan.

Pun begitu, br Hutapea tetap berusaha tegar guna mempertahankan rumah tangga mereka. Dalam kesedihannya, dia tak pernah bosan berdoa untuk perubahan sikap Ferry.

Namun kesabaran br Hutapea dalam mempertahankan bahtera rumah tangganya terus diuji dengan sifat ringan tangan sang suami.

Puncaknya, pertengkaran di antara mereka kembali terjadi Senin (21/9). Sama seperti cekcok terdahulu, Ferry tak segan-segan melayangkan tinju dan tendangan ke tubuh korban.

Dampak dari kuatnya pukulan dan tendangan Ferry membuat br Hutapea terkapar. Bukannya iba melihat sang istri dalam kondisi lebam dan berdarah, pria itu justru menyuruh tiga anak mereka untuk menyetubuhi korban.

“Saya sudah nggak tahan lagi. Saya dituduh selingkuh. Tiga anak kami, tak diakui sebagai anak kandungnya. Saya sering dipukulinya. Tapi yang membuat saya sakit hati, dia (Fery) menyuruh tiga anak kandungku untuk menyetubuhi aku. Ini tidak bisa didiamkan lagi, makanya saya laporkan,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

Ketika dikonfirmasi, Kasubbag Humas Polres Siantar, AKP Isril Noer membenarkan adanya laporan Leny. Disebutkan, korban telah diminta membuat visum. Guna melengkapi berkas laporan, sejumlah saksi telah dimintai keterangan. (bbs/ras)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *