Gereja GBKP Pokok Mangga Gelar Pengobatan Gratis

Metropolis

Sambut Natal dan Tahun 2013

MEDAN-Untuk berbagi kasih bagi orang yang tidak mampu menjelang perayaan Natal dan Tahun 2012, jemaat Gereja GBKP Pokok Mangga menggelar pengobatan gratis, pada para pemulung sampah di daerah Namo Bintang, Kecamatan Pancur Batu Deliserdang.


Acara pengobatan gratis ini digelar di Gereja GBKP Namo Bintang Jalan Pancurbatu Namorambe, Minggu (9/12). Sekretaris Panitia II Natal Umum GBKP Pokok Mangga, Ridwan Sembiring, mengatakan pengobatan gratis ini diikuti lebih 100 orang yang tidak mampu. ‘’Pengobatan gratis ini dibuka untuk umum terutama bagi pemulung sampah dan jemaah gereja,’’ujar Ridwan Sembiring.

Lanjut Sembiring, pengobatan gratis ini digelar bentuk kepedulian pengurus GBKP terhadap masyarakat setempat dan pemulung. Karena pemulung merupakan bahagian dari masyarakat yang perlu mendapatkan perhatian khusus dari para jemaat gereja.

“Perhatian yang kita diberikan terhadap pemulung ini dari segi kesehatannya. Sebab, pekerjaan yang mereka lakukan sangat rentan dengan penyakit karena berhadapan dengan sampah. Sehingga, secara tidak langsung kesehatan mereka akan berdampak,” katanya.

Pengobatan yang dilakukan GBKP, sambung Ridwan Sembiring, untuk mengobati penyakit ringan seperti pilek, demam dan ispa. “Penyakit inilah yang coba kita obati kepada pemulung,” ucapnya.

Sementara itu salah satu pemulung, Megang Ketaren, sangat mengapresiasi pengobatan gratis yang digagas Gereja GBKP Pokok Mangga. Karena Gereja GBKP Pokok Mangga, secara tidak langsung memberikan bantuan kepada para pemulung di Dusun I Desa Namo Bintang. “Pokoknya sangat bagus sekali kegiatan yang digelar pihak Gereja GBKP Pokok Mangga ini,” ucapnya.

Untuk itu dia berharap kedepannya terus menerus memperhatikan Dusun 1 Namo Bintang ini. “Tentunya kegiatan ini dapat terus dilakukan setiap tahunnya,” ucap Megang bersama pemulung lainya Antoni Guru Singa dan Santi Tarigan.(omi)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *