Giliran Mou Jadi Daya tarik

World Soccer

LONDON-Sir Alex Ferguson disebut sudah meramaikan Liga Primer Inggris, bukan cuma lewat racikannya di Manchester United, tetapi juga hadirnya unsur drama. Tak lagi ada Fergie, hal serupa bakal dihadirkan Jose Mourinho.

Kira-kira begitulah pendapat mantan pesepakbola top Inggris, Alan Shearer, dalam kolomnya di The Sun. Menurut Shearer, kembalinya Mourinho ke Chelsea sedikit-banyak akan menjadi “penawar” buat Premier League yang kini sudah kehilangan Fergie.


“Box office kehilangan daya tarik terbesarnya ketika Sir Alex Ferguson pensiun di akhir musim lalu. Lalu datanglah Jose Mourinho untuk mengisi kekosongan,” tulis Shearer.

“Anda sudah pasti akan menerka-nerka ketika Sir Alex sudah tak ada, dari mana drama, headline, dan konfrontasi akan datang.”
“Karena, marilah kita jujur, kendatipun sepakbola jelas jadi aspek utama, selalu ada hal lebih dari itu yang membuat Liga Primer menjadi seperti sekarang,” ulasnya.

Mundurnya Fergie membuat kursi manajer MU kini diisi mantan manajer Everton David Moyes. Dengan Manchester City bakal ditangani Manuel Pellegrini dan Chelsea dibesut Mourinho, tiga tim teratas musim lalu telah melakukan perubahan di kursi manajer. Secara khusus, Mourinho juga dinilai akan memberikan sentuhan yang pernah disajikan Fergie di masa lalu.

“Kendatipun Manchester United di bawah Sir Alex memainkan sepakbola fantastis, ia juga menambahkan drama di luar lapangan dalam persaingan berebut gelar juara.”

“Mourinho sudah pasti akan melakukan itu. Yang lebih penting, ia sekali lagi akan membuat Chelsea menjadi tim yang tangguh dan harus dikalahkan.”

“Anda cuma harus melihat rekam jejaknya untuk menyadari apa yang akan dihadapi oleh David Moyes di United dan Manuel Pellegrini di Manchester City musim depan,” duga Shearer.

Sementara itu, striker Manchester United asal Belanda Robin van Persie mengatakan bahwa dirinya belum bias melupakan Sir Alex Ferguson. “Sir Alex datang ke ruang ganti dan hal pertama yang ia katakan adalah bahwa ia akan pension. Saya harus menahan napas dan saya menggelengkan kepala. Apakah yang saya dengar itu benar?,” ujar Van Persie seperti dikutip Sky Sports.

“Ruang ganti tiba-tiba terasa hening dan semuanya menjadi sangat emosional. Sir Alex lalu berbicara panjang dengan skuat. Saya menganggap itu adalah pidato yang sangat spesial dan merasa terhormat bisa menyaksikannya. Itu adalah momen bersejarah dalam sepakbola, meskipun saya tidak senang mendengar isi pesannya,” tuntas RVP. (bbs/jpnn)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *