Grab Dukung Program Beli Kreatif Danau Toba

Ekonomi Sumatera Utara

MEDAN, SUMUTPOS.CO – ‎Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemparekraf) mengajak seluruh stekolder dan pihak swasta berkolaborasi dalam mendukung program Beli Kreatif Danau Toba yang baru diluncurkan baru-baru ini. Dukungan itu, direspon cepat dengan baik oleh Grab.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno.(ist)

“Peran pihak swasta seperti Grab merupakan salah satu bagian penting dalam proses ini, dan kami menyambut baik dukungan berkelanjutan yang diberikan oleh Grab kepada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif tanah air,” ungkap Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno dalam keterangan tertulis, Senin (22/2).


Grab Indonesia, super app terkemuka. Juga secara resmi mengumumkan kolaborasinya dengan Kemenparekraf RI untuk mendukung kampanye Beli Kreatif Danau Toba dan mempercepat pemulihan ekonomi melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Program Beli Kreatif Lokal di Danau Toba bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada pelaku bisnis di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif agar dapat bertahan dalam situasi yang penuh tantangan ini. Kami berharap ini dapat meningkatkan lapangan kerja di sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sehingga dapat berkontribusi pada pemulihan ekonomi Indonesia,” jelas Sandiaga.

Dukungan Grab akan difokuskan pada promosi perjalanan dan eksplorasi Danau Toba melalui layanan Grab, pelatihan peningkatan kualitas layanan bagi merchant dan mitra pengemudi, penyediaan paket promosi wisata yang menarik dan terjangkau.

Kemudian, mendukung penerapan CHSE, protokol kesehatan yang berbasis pada Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan) dari Kemenparekraf.

Inisiatif ini merupakan kelanjutan kerja sama kedua pihak untuk mendukung Bangga Buatan Indonesia (BBI) 2021 dan mendukung 5 destinasi super prioritas.“Sebagai salah satu dari 5 destinasi wisata super prioritas, Danau Toba memiliki potensi yang sangat besar, baik dari segi pariwisata maupun dampaknya bagi masyarakat dan UMKM sekitarnya,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.

Selain pembangunan berkelanjutan, Luhut menjelaskan kemampuan sumber daya yang terampil dan penguasaan IPTEK juga dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan destinasi Danau Toba.

“Pelatihan dan dukungan dari Grab juga berkontribusi dalam percepatan pembangunan dan mendorong keberhasilan program Bangga Buatan Indonesia,” jelas Luhut.

Sementara itu, President of Grab Indonesia‎, Ridzki Kramadibrata menjelaskan beberapa destinasi pariwisata menghadapi risiko penurunan ekonomi yang jauh lebih tinggi dan sangat penting bagi kita untuk mendukung UMKM di bidang pariwisata dalam menghadapi krisis COVID-19.

Hal ini, menurutnya dikarenakan destinasi wisata ini memerlukan pemulihan ekonomi yang lebih cepat.”Melalui layanan kami dan dengan melatih UMKM dan mitra pengemudi Grab di Toba, kami berharap dapat meningkatkan aktivitas pariwisata dan ekonomi kreatif di kawasan ini serta mendukung UMKM untuk bisa #TerusUsaha,” jelas Ridzki.

Pelatihan ini, ia berharap dapat meningkatkan kesiapan dan ketahanan mereka sehingga dapat berkembang dan menjadi bagian dari pemulihan ekonomi serta mendukung program Bangga Buatan Indonesia 2021.

“Kami optimis industri ini akan segera pulih melalui upaya gotong royong antara pemerintah dan swasta untuk memastikan dukungan kepada semua pihak,” tandasnya.

Dukungan yang diberikan Grab akan difokuskan pada sejumlah inisiatif, yakni ‎mempromosikan perjalanan dan eksplorasi tujuan wisata super prioritas melalui layanan Grab dan Grab menyediakan layanan transportasi online melalui GrabCar Rental dari Medan dan Bandar Udara Kualanamu, serta layanan GrabCar Rental ke berbagai destinasi wisata di Medan yang dilengkapi dengan booklet pariwisata Balige.

Selain itu, Grab juga menyediakan paket berlangganan untuk layanan transportasi seperti GrabCar dan GrabBike serta layanan pesan-antar makanan, GrabFood. Dukungan ini merupakan kelanjutan dari peluncuran operasional Grab Toba dan kerja sama strategis dengan Kemenparekraf RI melalui Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba (BPODT) untuk mendukung sektor pariwisata Danau Toba dan sekitarnya yang diresmikan pada tahun 2019.

Selanjutnya, memberikan pelatihan peningkatan kualitas pelayanan dan keterampilan bagi merchant dan mitra pengemudi di Danau Toba.(gus)

loading...