Gubsu Edy Menangis di Hadapan Penyandang Disabilitas

Metropolis

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Suasana haru biru begitu terasa di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumatera Utara, Jalan Jenderal Sudirman Medan, Senin (13/12). Tatkala saat Gubernur Edy Rahmayadi menyampaikan doa agar Sumut senantiasa dilindungi oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Edy menangis saat menyampaikan doa di acara Hari Disabilitas Internasional. “Saya selalu berdoa kepada Tuhan berikan kekuatan kepada kita semua. Demi Allah, saya selalu berdoa setiap pagi, lindungi rakyat Sumatera Utara ini,” ungkapnya.

USAP KEPALA: Gubsu Edy Rahmayadi ditemani istrinya, Nawal Lubis, mengusap kepala seorang penyandang Disabilitas sambil terharu menangis, di rumah dinas Gubsu, Jalan Jenderal Sudirman Medan, Senin (13/12). prans/sumutpos.

 Usai menyampaikan sambutan, mantan Pangkostrad terlihat bernyanyi. Di sela-sela menyanyi, Edy kembali membacakan doa hingga menangis. “Jagalah rakyat-rakyat semuanya, aku menyayangi mereka ya Allah. Jangan kau cabut nyawa kami ya Allah, sebelum kau berikan kami husnul khotimah,” katanya bermunajat. 


Setelah membacakan doa, Edy terlihat kembali ke tempat duduk. Saat sampai di tempat duduk, Edy terlihat mengambil tisu dan menghapus air matanya.

 Sebelumnya saat beri sambutan, suami Nawal Lubis itu menyampaikan apresiasi terhadap atlet disabilitas yang meraih emas di Pekan Paralimpiade Nasional 2021n

“Saya apresiasi, terutama atlet NPC. Anda dengan keterbatasan seperti ini. Saya tau benar itu di Papua sana, begitu sulitnya,” katanya. Ia mengaku sudah dua kali dinas di Papua, bahwa orang yang lengkap saja secara fisik sulit hidup di sana.

Lebih lanjut dikatakannya, banyak yang tubuhnya sempurna belum bisa berbuat banyak seperti para atlet NPC. Edy Rahmayadi turut menyebut dirinya belum bisa berbuat banyak untuk Sumut. “Sementara yang sempurna saja belum bisa berbuat maksimal seperti Anda, terkhusus saya (seorang gubernur). Saya belum bisa berbuat itu,” tuturnya. (prn/ila) 

loading...