Gunakan Mesin Dong Peng, Nelayan Bakar Kapal Pencari Kerang

Sumatera Utara
DIBAKAR: Kondisi kapal nelayan yang dibakar warga karena menggunakan mesin Dong Peng untuk mencari kerang di laut.
DIBAKAR: Kondisi kapal nelayan yang dibakar warga karena menggunakan mesin Dong Peng untuk mencari kerang di laut.

PANTAI LABU,SUMUTPOS.CO – Nelayan warga Dusun III, Desa Rugemuk, Kecamatan Pantai Labu, membakar Kapal pencari kerang yang berlayar sekira 200 dari daratan, Sabtu (16/5) sekira pukul 08.00 WIB. Aksi pembakaran itu, dikarenakan kapal menggunakan mesin dompeng untuk mencari kerang.

Informasi dihimpun, sekira pukul 08.00 WIB, korban Bakri (40), warga Dusun 15 Desa Bagan, Percut Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, mencari kerang di areal nelayan tradisional bersama 5 unit kapal lainnya.


Melihat itu, nelayan warga Rugemuk dengan menggunakan kapal menghampiri Bakri dengan alasan meminta hasil tangkapan mereka. Saat Bakri yang merupakan nahkoda sekaligus pemilik kapal memberikan kerang kepada warga Rugemuk, tiba-tiba saja kapal mereka terbalik.

Selanjutnya, Kapal Bakri ditarik ke tepi laut kemudian dibakar oleh warga. Sekira pukul 09.30 WIB, personel Polairud di Pimpin oleh Kapos Iptu R. Lubis SH tiba di lokasi, dan mengamankan pemilik kapal beserta ABK.

Informasi yang dihimpun, kapal nelayan yang dibakar warga menggunakan mesin Dong Peng, 30 GT dengan panjang 12 meter x 2,5 meter dengan kapasitas 3-4 ton.

Hasil koordinasi dengan Kapos Polairud Pantai Labu, Iptu R Lubis SH sedang melakukan pemeriksaan terhadap korban dan para saksi. Kemudian melakukan koordinasi dengan Kades,Toga, Tomas dari kedua belah pihak untuk antisipasi aksi balas dendam, atau hal-hal yang tidak di inginkan.

Sedangkan Syahrul (38), warga Dusun 15 Desa Bagan Percut Kecamatan Percut Sei Tuan menjelaskan, permasalahan sudah terlanjur terjadi, dan telah diserahkan kepada pihak berwajib. (btr)

loading...