Harga Emas Terus Turun

Ekonomi

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Harga emas masih terus mengalami penurunan. Sederet sentimen negatif seperti isu tapering membuat para investor lari dari emas menuju instrumen lainnya.

BATANGAN: Emas batangan yang saat ini harganya turun.

Hari ini harga emas internasional turun 0,1% menjadi US$ 1.791,16 per ounce. Penurunan sudah terjadi tiga hari berturut-turut.


Di pasar internasional, emas melemah karena indeks dolar AS stabil mendekati level tertinggi dalam dua minggu. Sementara investor juga tetap berhati-hati menjelang pengumuman data inflasi AS yang akan dirilis hari ini.

“Jika support US$ 1.770 bertahan, kemungkinan kenaikan pemulihan masih ada. Penurunan langsung di bawah yang sama akan membutuhkan penjualan korektif,” kata pialang domestik Geojit dikutip dari Live Mint, Selasa (14/9).

Di antara logam mulia lainnya, perak turun 0,3% menjadi US$ 23,65 per ounce, platinum turun 0,2% menjadi US$ 958,73.

Nah di sisi lain kepemilikan SPDR Gold Trust, ETF emas terbesar di dunia, naik 0,2% menjadi 1.000,21 ton pada Senin kemarin. Angka itu naik dari posisi Jumat 998,17 ton.

Sekadar informasi data inflasi AS akan dirilis dan jika hasilnya lebih tinggi dari perkiraan. Bank sentral AS, The Fed akan mulai mengurangi pembelian obligasi (tapering) pada November dari rencana sebelumnya Desember.

Data inflasi muncul menjelang pertemuan utama Federal Reserve pada 21-22 September. Para penjual emas akan terus mencermati pengumuman bank sentral tentang kapan akan mulai mengakhiri program pembelian obligasi era pandemi. (dtc/ram)

loading...