Harimau Sumatera di Medan Zoo Kurus Kering, Pengelola Akui Akibat Kondisi Keuangan

Metropolis

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Viralnya seekor Harimau Sumatera yang merupakan salah satu satwa koleksi Kebun Binatang Medan (Medan Zoo) karena tubuhnya yang kurus kering dan memakan rumput, akhirnya membuat pihak Perusahaan Umum Daerah (PUD) Pembangunan Kota Medan angkat bicara.

KURUS: Harimau Sumatera koleksi di Medan Zoo yang kurus kering akibat kurang asupan makanan. istimewa/sumutpos.

Selaku pihak pengelola sekaligus penanggungjawab Medan Zoo, PUD Pembangunan mengakui jika saat ini kondisi keuangan Medan Zoo memamg tengah mengalami kesulitann


Apalagi saat ini, pandemi Covid-19 belum kunjung berakhir dan semakin mempersulit kondisi keuangan PUD Pembangunan.

Akibatnya, PUD Pembangunan mengalami kesulitan dalam memberi makan satwa-satwa koleksi Medan Zoo, tak terkecuali Harimau yang menjadi koleksi primadona di Kebun Binatang tersebut.

Direktur Utama PUD Pembangunan Kota Medan, Gerald Patogi Siahaan, mengatakan bahwa selama ini, pemasukan utama kebun binatang milik Pemko Medan itu berasal dari retribusi tiket masuk para pengunjung. Sedangkan sisanya, didapatkan dari donasi masyarakat.”Kondisi ini betul disebabkan pandemi Covid-19, yang mana kurang lebih 1 tahun itu menyebabkan pemasukan, khususnya untuk Kebun Binatang ini sangat berkurang,” ucap Gerald, Sabtu (25/9).

Dikatakan Gerald, Medan Zoo baru beroperasi kembali sekitar dua minggu yang lalu. Itupun jumlah pengunjungmya masih terbatas, yakni hanya sekitar 200 hingga 300 orang per hari. Berbeda dengan sebelum Pandemi ataupun masa PPKM diterapkan, jumlah pengunjung bisa mencapai 2.000 hingga 4.000 orang per hari, utamanya di hari-hari libur dan weekend.

Sebagai Direktur yang baru dilantik Wali Kota Medan pada Rabu (22/9) lalu, Gerald mengaku akan berkomitmen untuk membenahi Medan Zoo semaksimal mungkin, terutama dalam pemberian makan para satwa. “Jadi ke depannya bagaimana kebutuhan pangan, kebutuhan hewan, khususnya makanan yang menjadi standar untuk seluruh binatang di kebun binatang, ini kita pikirkan,” ujarnya.

Gerald berharap, agar perusahaan-perusahaan swasta maupun para donatur, mau memberi donasi kembali agar hewan-hewan yang berada di Medan Zoo tetap dapat diberikan makanan sesuai standar. “Jadi di situ donasi sudah tidak ada. Mohon kita dibantu untuk PUD pembangunan. Kedepannya, kiranya swasta juga ikutan Donasi lagi,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, seekor Harimau Sumatera koleksi Medan Zoo seketika viral di Media Sosial. Harimau Sumatera bernama Baringin itu viral, lantaran tubuhnya yang kurus kering dan tampak sedang memakan rumput di dalam kandangnya.

Melihat video itu, masyarakat pun curiga jika Harimau tersebut kurus karena tidak adanya makanan sehingga Harimau tersebut sampai harus memakan rumput. Namun belakangan diketahui, Harimau Sumatera tersebut memang sedang sakit. (map/ila)

loading...