SERGAI, SUMUTPOS.CO- Warga Dusun V Desa Pematang Pelintahan, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), mendadak heboh. Pasalnya, warga menemukan seorang pria berinisial Th, berusia 49 tahun meninggal dunia di kamar rumahnya, Sabtu (6/7/2024) siang.
Atas temuan itu, warga langsung menghubungi Polsek Firdaus. Tak lama berselang, Tim Unit Reskrim Polsek Firdaus dipimpin Kanit Iptu Maruli Sihombing, bersama tim Unit Identifikasi Satreskrim Polres Sergai langsung melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara).
“Saat Tim Unit Pidum bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polres Sergai tiba di lokasi kejadian, ditemukan mayat berjenis kelamin laki-laki berinisial Th berusia 49 tahun, di atas tempat tidur dengan posisi duduk bersandar di dinding,” kata Ps Kasi Humas Polres Sergai, Iptu Edward Sidauruk
Menurut Iptu Edward, dari hasil olah TKP dan pemeriksaan ke seluruh tubuh korban yang bekerja sebagai petani ini, tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. “Dan dari hasil olah TKP, ditemukan muntahan korban di lantai berlapiskan kain,” ungkapnya.
Berdasarkan keterangan pihak keluarga, lanjutnya, korban diketahui telah pisah rumah dengan istrinya sekitar 2 minggu. “Dan sejak berpisah rumah dengan istrinya, korban sering menyendiri di dalam rumah. Pihak keluarga korban menolak dilakukan autopsi terhadap korban,” pungkasnya. (fad/adz)
SERGAI, SUMUTPOS.CO- Warga Dusun V Desa Pematang Pelintahan, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), mendadak heboh. Pasalnya, warga menemukan seorang pria berinisial Th, berusia 49 tahun meninggal dunia di kamar rumahnya, Sabtu (6/7/2024) siang.
Atas temuan itu, warga langsung menghubungi Polsek Firdaus. Tak lama berselang, Tim Unit Reskrim Polsek Firdaus dipimpin Kanit Iptu Maruli Sihombing, bersama tim Unit Identifikasi Satreskrim Polres Sergai langsung melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara).
“Saat Tim Unit Pidum bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polres Sergai tiba di lokasi kejadian, ditemukan mayat berjenis kelamin laki-laki berinisial Th berusia 49 tahun, di atas tempat tidur dengan posisi duduk bersandar di dinding,” kata Ps Kasi Humas Polres Sergai, Iptu Edward Sidauruk
Menurut Iptu Edward, dari hasil olah TKP dan pemeriksaan ke seluruh tubuh korban yang bekerja sebagai petani ini, tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. “Dan dari hasil olah TKP, ditemukan muntahan korban di lantai berlapiskan kain,” ungkapnya.
Berdasarkan keterangan pihak keluarga, lanjutnya, korban diketahui telah pisah rumah dengan istrinya sekitar 2 minggu. “Dan sejak berpisah rumah dengan istrinya, korban sering menyendiri di dalam rumah. Pihak keluarga korban menolak dilakukan autopsi terhadap korban,” pungkasnya. (fad/adz)