HUT ke-63 BTN, Gelar Jalan Santai dan Bakti Sosial

Metropolis

MEDAN-Hujan yang mengguyur di Kota Medan pada Minggu pagi (17/2), kemarin tak membuat kegiatan ulang tahun PT Bank Tabungan Negara Tbk di Medan menjadi terhalang. Bahkan, acara berlangsung meriah.

Bukan tanpa alasan perayaan ini berlangsung meriah, mengingat tahun 2012 kemarin PT BTN Tbk Kanwil Medan mendapat predikat Consumen Funding terbaik di luar pulau Jawa, bahkan Medan menjadi satu-satunya.


Acara tersebut mulai kegiatan jalan santai serta kegiatan sosial lainnya seperti donor darah dan cek kesehatan yang berlangsung di Jalan Pemuda. “Kegiatan ini menjadi rangkaian kegiatan kita kepada para nasabah dan mitra kerja dalam merayakan ulang tahun BTN ke-63. Sebelumnya kita sudah melakukan berbagai kegiatan olahraga, seperti sepak bola, golf, pameran property, dan ini menjadi puncaknya,” ujar Kepala Cabang PT BTN Tbk Kantor Medan, Muhammad Ikhwan Nasution.

Dijelaskannya, pemilihan jalan santai karena olahraga ini tidak harus mengeluarkan biaya sedikitpun. Selain itu, siapa saja bisa melakukan olahraga santai ini. “Dengan kata lain, para karyawan, mitra kerja yang pada umumnya pengusaha property, dan nasabah dapat berjalan bersama,” tambahnya.
Predikat Consumen Funding tersebut membuat Kantor Cabang Medan mendapat target 100 persen untuk tahun ini bila dibandingkan tahun lalu. Bahkan, kantor pusat memberikan kepercayaan sebebas mungkin kepada BTN Medan ini. “Jadi, untuk tahun ini, berapapun yang kita minta akan diberikan. Karena target dan kepercayaan pusat sudah tinggi,” tambahnya.

Sementara itu, Plt Gubsu Gatot Pudjo Nugroho yang hadir sebagai tamu undangan menyatakan bahwa jalan santai menjadi pilihan olahraga untuk mendapatkan kesehatan yang lebih baik. “Kita mendapatkan kesehatan dengan dana yang seminimal mungkin,” ujarnya dalam kata sambutan.
Gatot memberikan apresiasi kepada BTN yang terus berupaya memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin memiliki rumah sehingga membantu mensejahterakan masyarakat. “Komitmen BTN untuk memberikan kemudahan saat pembelian rumah lebih bertujuan sosial karena masyarakat menjadi lebih terbatu,” ujar Gatot. (ram)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *