Ibu dan Anak Tewas Diseret Truk di Marelan

Metropolis
Jenazah-Ilustrasi
Jenazah-Ilustrasi

LABUHAN, SUMUTPOS.CO – Kecelakaan melibatkan truk kembali menelan korban jiwa. Kali ini, Herliati (30) dan anak pertamanya Dwi Afriliani (6) meregang nyawa setelah sempat terseret sejauh 100 meter di bawah kolong truk BK 8078 BN.

Peristiwa nahas itu terjadi di Jalan Marelan Raya Pasar IV, Kel. Rengas Pulau, Medan Marelan, Kamis (7/8) sekira Pukul 15.00 wib.


Informasi dihimpun di lokasi kejadian, sore itu, satu keluarga yang terdiri dari suami istri dan kedua anaknya, Saimin (34) dan Herliati, serta Dwi Afriliani juga adiknya Dian Ayu anggraini (4), bermaksud berlebaran di rumah keluarga mereka di kawasan Marelan.

Satu keluarga itu berboncengan empat menuju kediaman keluarga mereka. Di tengah perjalanan Saimin mencoba mendahului sebuah truk tanpa muatan. Namun malang, kaca spion sepeda motor Kharisma BK 5706 GU itu menyenggol badan truk. Akibatnya sepeda motor oleng dan menyenggol ban depan truk. Lantas sepeda motor warga Blok 30 Lk 17 Sicanang, Belawan itu jatuh ke aspal.

Malang bagi, Herliati dan anak pertamanya Dwi Afriliani. Tubuh keduanya malah terpelanting ke bawah kolong truk. Keduanya lantas terseret sejauh 100 meter, sebelum akhirnya sopir mengetahui kejadian tersebut.

Warga sontak heboh dan mencari tahu apa gerangan terjadi. Setelah dicari, Herliati dan Dwi yang berada di bawah kolong truk dikemudikan Muhammad Yusuf (55) warga pasar II Barat komplek Sapta Marga, Blok G, Medan Marelan menderita luka parah dan patah tulang tangan dan kaki. Sebelum mendapat pertolongan medis, ibu dan anak itu menghembuskan nafas terakhirnya.

Sedangkan Saimin berserta anak keduanya langsung diboyong ke rumah sakit Maya Sari untuk mendapatkan perawatan medis.

Pihak keluarga yang rencananya didatangi korban begitu mengetahui kalau saudaranya mengalami musibah langsung mendatangi rumah sakit Maya Sari. Begitu sampai di rumah sakit, Supardi (45) bersama sang istri langsung histeris melihat mayat Herliati dan Dwi sudah berbalut kain kafan di atas tempat tidur di ruangan IGD rumah sakit Maya Sari. Sedangkan sang suami serta anak keduanya hanya dapat meratapi jasad Herliati dan Dwi.

Kanit Lantas Polsek Medan Labuhan, Iptu SR Sihite yang dikonfirmasi POSMETRO membenarkan peristiwa tersebut. “Ya benar telah terjadi kecelakaan lalu lintas. Dalam peristiwa tersebut mamak dan anak tewas, sedangkan sopir truk sudah kita amankan bersama barang bukti kendaraan keduanya. Sementara itu pihak keluarga tidak mau untuk jenazah Herliati dan Dwi untuk dibawa ke RSU dr Pirngadi Medan untuk divisum,” ujarnya (mag-1/bd)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *