Illegal Loging Haram dan Merupakan Kejahatan Kemanusiaan

Sumatera Utara
Illegal Loging Haram dan Merupakan Kejahatan Kemanusiaan
Illegal Loging Haram dan Merupakan Kejahatan Kemanusiaan

AJIBATA- – Wakil Gubernur Sumatera Utara Ir. H. Tengku Erry Nuradi, M.Si menilai penebangan hutan atau Illegal Loging merupakan perbuatan haram dan tindakan kejahatan kemanusian. Pendapatnya itu bukan tanpa alasan, karena menurutnya 1 pohon dapat menyediakan oksigen untuk 2 orang , maka dengan menebangnya akan menghilangkan cadangan oksigen tersebut.

“Illegal Loging adalah haram dan merupakan kejahatan kemanusiaan yang harus ditindak tegas,” kata Wagubsu dalam sambutan saat penanaman 20 ribu pohon dalam program Toba Go Green di Desa Parsaora, Kec. Ajibata,  Kabupaten Toba Samosir, Sabtu(14/9).


Wagubsu menuturkan, masa kecilnya yang meluangkan waktu berlibur ke Parapat dan Danau Toba. Dibandingkan saat itu, iklim di Danau Toba dan Berastagi sekarang jelas tidak sebersih dan sesejuk  dulu lagi.Hal ini terjadi karena semakin banyak banyak pohon yang ditebang.

Padahal pohon merupakan penghasil udara segar dan penangkap resapan air. Kondisi inilah yang kerap menyebabkan  kekeringan, tanah longsor dan kebanjiran.

Wagubsu menambahkan  bahwa tandusnya kawasan Danau Toba dengan banyaknya pohon yang ditebang merupakan dosa orang-orang  terdahulu dan sekarang. ” Maka jika kita peduli, jangan kita wariskan dosa yang sama kepada anak cucu kita,” imbuhnya.

Lebih jauh Wagubsu bertutur, bahwa ada isu sangat penting dunia saat ini yaitu ekonomi, cadangan energi dan lingkungan hidup. Menjadi sangat penting menurutnya melestarikan lingkungan dimana kita tinggal.

Wagubsu menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk sama mensukseskan Toba Go Green yang didukung penuh Pangdam I BB Mayjend Burhanuddin Siagian. “Toba Go Green ini sangat baik menjaga kelestarian lingkungan, maka mari pohon yang kita tanam kita rawat dan kita jaga dari tangan-tangan pendosa lingkungan,”tegas Wagubsu.

Pangdam I/BB Mayjend Burhanuddin Siagian dalam sambutannya mengatakan apa yang mereka lakukannya adalah meneruskan Toba Go Green yang sudah dirintis tahun 2010 oleh Pangdam I/BB sebelumnya.

Burhan melaporkan sejak 2010 hingga sekarang  sudah 2 juta pohon ditanam di kawasan Danau Toba. Dan pada tahun 2013 ini mereka kembali  menanam  20 ribu batang  pohon mulai dari pohon durian, mangga, alpukat, kemiri, dan pohon keras lainnya.

Selain menanam pohon, Toba Go Green kali ini juga ditambah kegiatan  penebaran 30.000 ekor benih ikan mujair ke perairan  Danau Toba,serta pelayanan kesehatan berupa cek kesehatan, gula darah,  pemberian kacamata gratis, pemberian obat obatan dan pelayanan KB.

Adapun katanya, untuk kali ini pihaknya bekerjasama dengan Universitas Sumatera Utara dan HKBP Nommensen dengan melibatkan ratusan mahasiwanya turut serta menanam pohon. Sementara pihaknya sendiri menurunkan 3.500 personil TNI.

Turut pula mensukseskan acara unsur Muspida Kab.Tobasa, BKKBN, BUMD, BUMN dan perusahaan swasta.

Tampak hadir Kadishut Provsu Halen Purba, Ketua DPRD Provsu H.Saleh Bangun,  Komunitas Harley Owner Comunity HDCI,Rektor  USU Syahril Pasaribu, Rektor Universitas HKBP Nommensen, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama,Pemerhati Lingkungan,  Personel TNI, Bupati Tobasa Kasmin Simanjuntak, BUMN, BUMD, Perusahaan swasta, Mahasiswa  dan ratusan warga lainnya.

Acara dibuka dengan tari persembahan oleh yayasan Pusuk Buhit. Tarian sambutan itu mengisahkan tentang rasa terimakasih warga setempat akan kepedulian para pemimpin mereka terhadap masyarakatnya.

Dalam tarian tersebut wagubsu dan pejabat lainnya ditaburi bunga dan air perasan jeruk purut sebagai doa kesehatan dan keselamatan untuk terus menjalankan kepemimpinannya menuju Sumut yang jauh lebih baik lagi. (kl)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *