Jalan-jalan ke Bandung dan Bali

Metropolis

24 Anggota DPRD Medan tak Masuk Kantor

MEDAN-Memasuki akhir tahun kantor DPRD Medan Jalan Krakatau No 17 Medan sepi. Tidak ada satu pun aktivitas legislalif atau rapat-rapat lainnya yang menjadi tugas rutin anggota dewan.


ondisi ini terlihat dari sedikitnya mobil dinas yang parkir di halaman gedung bekas kantor PT Pelni itu. Padahal, biasanya kepadatan sampai memakan badan Jalan Krakatau Medan. Bahkan, empat ruangan komisi di lantai dua tertutup rapat. Hanya bersisa satu orang staf di Komisi D, Ari Ismil dan petugas kebersihan.

“Iya pada keluar kota semua,” ucap Ari, yang mengaku tidak mengetahui kemana tujuan keberangkatan anggota Komisi D.

Dari 50 anggota dewan hanya ada beberapa orang yang n
terlihat datang ke kantor yakni Dianto dan Irwan Sihombing dari Fraksi Demokrat. Namun, Irwan hanya singgah sebentar dan keluar lagi. Sementara Dianto terlihat berada di Komisi C sembari berbincang-bincang dengan wartawan.

“Saya nggak ada ikut pansus. Mungkin yang lain pada ikut kegiatan pansus keluar kota,” ucap Dianto.

Sesuai agenda, hanya ada dua pansus yakni Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) yang diketuai Ahmad Arif berkunjung ke Bandung, dan pansus Disduk Capil yang diketuai Burhanuddin Sitepu berangkat ke Bali dan Bandung. Pemilihan tempat yang menjadi tujuan Pansus ke lokasi wisata ini diduga dimanfaatkan sekalian liburan para anggota dewan dan staf komisi di penghujung tahun.

Ketua Pansus MDTA, Ahmad Arif membenarkan dirinya sedang berada di Bandung. Namun, dia membantah kalau dia sekalian liburan. “Tidak, kita fokus kemari dalam rangka Pansus MDTA,” ucap Arif.

Hal yang sama juga disampaikan Ketua Pansus Disdukcapil, Burhanuddin Sitepu. Dia mengaku, baru selesai dari Bali dan sudah berada di Bandung.
“Ya, ada kegiatan Pansus Disdukcapil,” ucapnya.

Dia menjelaskan, ada 24 orang anggota dewan yang berangkat dalam kegiatan tersebut. “
“Semuanya berangkat, makanya kemungkinan di komisi kosong,” ucap Burhanuddin.
Sekretaris Dewan, OK Zulfi mengaku, ada beberapa kegiatan pansus di luar kota yang membuat aktivitas kantor DPRD tidak seperti biasanya.

“Banyak yang ikut pansus, ada juga yang bintek. Makanya tidak seperti biasanya,” ucap Zulfi.
Zulfi mengaku, hal seperti ini biasa terjadi di lingkungan DPRD Medan. Dalam penyusunan Ranperda maka akan melakukan kunjungan ke daerah-daerah.

Saat ditanya ketidakhadiran para anggota dewan ini karena pelesiran, Zulfi membantahnya.
“Enggak, nggak ada itu. Semuanya ada agenda kerjanya,” pungkasnya.(gus)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *