Jelang Berangkat ke Tanah Suci, Calhaj Kota Padangsidimpuan Wafat, Harapan Istri Ibadah Haji Bersama Suami Pupus

Sumatera Utara
Gusman/sumut pos
SEDIH: Khairani Ritonga menangis melihat jasad suaminya Fachruddin Pulungan di kamar jenazah RSUP H Adam Malik Medan, Sabtu (20/7).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Harapan untuk menunaikan ibadah haji bersama-sama, pasangan suami istri Fachruddin Pulungan (60) dan Khairani Ritonga, akhirnya pupus. Sang suami, Fachruddin meninggal dunia sehari sebelum keberangkatan ke Tanah Suci di RSUP H Adam Malik Medan. Tangis Khairani pun pecah sambil memeluk jenazah suaminya di kamar jenazah rumah sakit milik pemerintah pusat itu.

Fachruddin Pulungan dan istrinya Khairani Ritonga tercatat sebagai jamaah calon haji (Calhaj) Kloter 9 Embarkasi Medan asal Kota Padangsidimpuan.


Informasi dari Humas Embarkasi Medan, Abdul Azhim, Fachruddin yang menetap di Jalan Tengku Umar Losung, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan itu, sebelumnya mengalami sakit paru-paru saat pemberangkatan ke Asrama Haji Medan.

“Sebelumnya dia sempat dirawat di rumah sakit Kota Padangsidimpuan. Saat acara pelepasan di daerah, jamaah dibawa dan di rujuk ke RS Adam Malik. Sementara sang istri ikut bus rombongan jamaah ke Asrama Haji Medan,” ungkap Abdul Azhim kepada wartawan, Minggu (21/7).

Setelah sempat ditangani pihak rumah sakit, lanjutnya, pada Sabtu (20/7) sore, almarhum menghembuskan nafas terakhirnya. “Almarhum langsung di bawa ke rumah duka, dan akan dimakamkan pada Minggu (21/7) siang.

Istri almarhum tetap melanjutkan keberangkatan ke Tanah Suci,” katanya.

Mengetahui suami tercinta meninggal dunia, tangis Khairani pun pecah di kamar jenazah RSUP H Aadam Malik. Khairani memeluk erat jasad suaminya tercinta yang sudah terbujur kaku di bangsal rumah sakit. Ia memegangi wajah suaminya, sambil meratapinya dan mengusap-usap tubuhnya.

Ia sedih, lantaran niat untuk menunaikan ibadah haji bersama suaminya tidak bisa terlaksana.

Diketahui, Fachruddin merupakan pensiunan guru agama SD Negeri Sitinjak dan menjadi pengurus BKM Masjid Jihad. “Beliau meninggalkan 3 orang putra dan 2 orang putri,” sebut Azhim.

Dari 384 calhaj asal Kota Padangsidimpuan, tercatat 9 orang menunda keberangkatannya. Di antaranya, manifes 174, 316, 371, 389, 390 dan 393 asal Kabupaten Tapanuli Selatan, sakit sebelum masuk ke Asrama Haji Medan. Kemudian, 207 dan 230 sebab sakit setelah masuk ke Asrama Haji Medan. “Jamaah calon haji atas nama Siti Immah Nasution (67), manifes 165 kloter 9, di rujuk ke RS Haji Medan di sebabkan keseleo dan terjatuh di dalam masjid Namiroh Asrama Haji Medan,” jelasnya.

Kloter 1 Bertolak ke Makkah

Kloter 1 asal Kota Medan yang berjumlah 393 calhaj, Minggu (21/7) di kabarkan bertolak ke kota Suci Makkah. “Hari ini jamaah haji kloter 1 MES di kabarkan oleh ketua kloter 1 adalah hari ke 8 dikota suci Madinah. Insya Allah pelaksanaan salat arbain bagi jamaah haji di Kota Suci Madinatul Munawarah selesai Isya malam ini,” ungkap Abdul Azhim.

“Kemudian kami laporkan, insya Allah Minggu pagi ba’da subuh tanggal 21 Juli 2019 pukul 09.00 WAS, jamaah haji kloter 1 yang berjumlah 393 orang seluruhnya akan berangkat bertolak ke kota suci Makkah melakukan umroh dan sebelumnya mengambil Miqat di Bir Ali,” sambungnya.

Lebih lanjut katanya, kondisi jamaah kloter 1 menurut tim dokter kesehatan dalam keadaan sehat. “Sebelumnya tim petugas kloter 1 melakukan visitasi menchek keadaan jamaah ke kamar jemaah menjelang keberangkatan. Sekaligus menghimbau kepada seluruh jamaah, agar tidak terlalu banyak melakukan aktifitas yang melelahkan karna kondisi cuaca yang panas, sehingga kondisi jemaah kembali fit sebelum keberangkatan ketanah suci Makkah esok hari,” pungkasnya. (man)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *