Jembatan Jalan Masjid Kampung Baru, Dibangun Tahun Ini, Telan Biaya Rp200 Juta

Sumatera Utara

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Medan memastikan proses pembangunan jembatan Gang Mesjid di Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan akan dimulai pada tahun ini juga.

DARI PAPAN: jJembatan Gang Mesjid di Kampung Baru yang masih menggunakan papan kayu, Jembatan ini rencananya akan direvitalisasi tahun ini.

Pasalnya, pembangunan jembatan tersebut memang sudah masuk dalam rencana kerja Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan dan telah dianggarkan di APBD 2021. “InsyaAllah tahun ini juga kita kerjakan jembatan Gg Masjid. Sudah masuk dalam anggaran kita di tahun ini,” ucap Kepala Dinas PU Kota Medan, Zulfansyah Ali Saputra ST M.Eng.


Selain itu, Zulfansyah juga membenarkan, jika pembangunan atau perbaikan jembatan Gg Masjid tersebut merupakan instruksi dari Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution. Sedangkan pembangunan jembatan tersebut tidak membutuhkan proses lelang, melainkan hanya dilakukan dengan sistem penunjukan langsung, mengingat anggaran yang dibutuhkan untuk merevitalisasi jembatan tersebut hanya senilai Rp200 juta.

“Sesuai instruksi Pak Wali, akan segera kita perbaiki. Itu nanti PL (penunjukan langsung), bukan lelang tender, anggarannya Rp200 juta saja. Tapi walaupun begitu, pengerjaannya akan sama dengan proyek-proyek lainnya di Dinas PU yang melalui proses lelang,” ujarnya.

Sedangkan proses lelang proyek-proyek pembangunan fisik di Dinas PU Kota Medan, kata Zulfansyah, akan rampung usai Idul Fitri di bulan Mei 2021 mendatang.”Jadi baik jembatan (Gg Masjid) itu dan proyek-proyek lainnya akan dimulai paling lambat di bulan Juni. Kita gak mau seperti tahun lalu, dikejar-kejar waktu. Kita upayakan, tahun ini proses pengerjaan dimulai sedini mungkin, supaya bisa selesai sebelum akhir tahun,” katanya.

Mantan Kabag Pembangunan Pemko Medan tersebut mengatakan, khusus untuk jembatan Gg Masjid tersebut, proses pengerjaannya tidak akan memakan waktu yang lama.

Dirincikannya, jembatan Gg Masjid tersebut merupakan jembatan gantung dengan pilar besi. Selama ini, jembatan yang biasa digunakan pejalan kaki dan pengendara sepeda motor tersebut memiliki lantai papan.

“Nah nanti akan kita ganti dengan lantai besi, lalu akan kita buat pakai seling baja. Panjang jembatannya kurang lebih 30 meter, lebarnya sekitar 1,5 meter. Mudah-mudah akan kita kerjakan usai lebaran ini, mungkin tidak sampai sebulan sudah selesai kita kerjakan,” tandasnya.

Seperti diketahui, Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution sudah pernah meninjau jembatan Gang Mesjid, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Medan Maimun pada 22 Maret 2021 yang lalu.

Jembatan ini sendiri merupakan penghubung antara Kecamatan Medan Maimun dan Kecamatan Medan Polonia. Selain itu, jembatan Gg Masjid juga sebagai akses utama atau akses cepat bagi warga setempat untuk melakukan mobilitas kesehariannya.

Sebelumnya, Bobby Nasution pernah mengunggah tinjauannya ke jembatan Gg Masjid dalam akun instagramnya pada Senin (22/3) yang lalu. Dalam unggahan tersebut, Bobby tampak ditemani Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (PKPPR) Kota Medan Benny Iskandar. Bobby mengatakan, jembatan Gg Masjid merupakan akses vital bagi warga sekitar.

“Kali ini saya meninjau langsung kondisi jembatan rusak yang berada di Kecamatan Medan Polonia. Jembatan ini sangat vital bagi warga, karena menjadi akses penghubung antar kecamatan, yaitu Kecamatan Medan Polonia dan Medan Maimun,” tulisnya.

Tak cuma itu, Bobby juga menyinggung banyaknya sampah di tepi jembatan tersebut. Baik sampah yang mengalir maupun sampah yang bertumpuk di tepi sungai.”Jembatan rusak ini dilewati masyarakat sehari-hari, banyak juga anak sekolah yang melintasi jembatan tersebut. Saya juga melihat banyaknya sampah yang ada di tepian sungai,” lanjutnya.

Bobby pun menekankan, bahwa perbaikan jembatan Gang Mesjid tersebut akan menjadi prioritas kerja Pemko Medan kedepannya.”Masalah ini akan ditanggapi serius oleh Pemko Medan. Memperbaiki infrastruktur yang ada di Kota Medan juga termasuk ke dalam program prioritas utama Pemko Medan,” pungkasnya. (map/ila)

loading...