Jokowi KW Jadi Sasaran Selfie di Pesta Kahiyang-Bobby

Metropolis Nasional
Presiden Joko Widodo (Jokowi) membagikan souvenir kepada warga saat menaiki kereta kencana dalam rangkaian pernikahan Kahiyang Ayu-Bobby Nasution, Minggu (26/11/17).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Warga dan undangan di pernikahan Muhammad Bobby Afif Nasution-Kahiyang Ayu dihebohkan dengan hadirnya Jokowi ‘KW’ alias pria yang mirip dengan Jokowi. Informasi diterima Sumut Pos, lelaki yang wajahnya mirip dengan Mantan Gubernur DKI itu bernama Reza Sri Mulyadi.

Kehadiran Jokowi KW ini menjadi pusat perhatian warga dan tamu yang hadir. Bak artis, Jokowi KW menjadi sasaran foto bersama atau Selfie. “Jokowi KW ada itu,” ucap seorang warga. Sontak pria akrab Reza spontan ketawa. Reza pun langsung diserbu dan meminta foto bareng.


Reza mengungkapkan dirinya datang sebagai relawan Solidaritas Merah Putih (Solmet). Bersama 40 orang lainnya, dirinya telah tiba dari Jakarta ke Medan, sejak 23 November 2017 lalu. Selain di Medan, Reza juga mengaku ikut saat pernikahan Kahiyang dan Bobby saat di Solo. Sama seperti di Medan, saat di Solo dia juga banyak diminta berfoto oleh masyarakat.

Ia mengakui pernah meraih juara pertama kompetisi wajah mirip orang nomor satu di negeri ini. “Saya hadiri di sini, untuk menghibur masyarakat yang berfoto bersama saya selaku Pak Jokowi. Meski Pak Jokowi KW,” ucap Reza tersenyum.

Reza mengungkapkan, ia bersama rombongan handir sebagai relawan Jokowi untuk memeriahkan pernikahan anak Semata wayang Jokowi, Kahiyang Ayu di Medan. Walaupun, pernikahan di Solo, Reza mengaku juga hadir. “Di Solo hadir dan di Medan kami juga hadir untuk keseluruhan kami hadir dalam acara bahagian pernikahan pak Jokowi,” pungkasnya.

Sementara itu, yang menarik perhatian adalah souvenir yang dibagikan panitia kepada tamu. Souvenir itu berupa wadah silinder yang memiliki panjang sekitar 25 centimeter dengan diameter 10 centimeter. Bagian dalam silinder dibalut dengan kain baldu berwarna merah maroon, sedangkan bagian luarnya dilapisi dengan rangkaian manik-manik bertuliskan HORAS, sebuah kalimat sakral bagi masyarakat Tapanuli.

Untuk mendapatkan souvenir tersebut, setiap tamu yang hadir harus menukarkan voucher souvenir yang ada di dalam undangan kepada panitia saat keluar dari tenda resepsi. Teti Ananda Siregar mengungkapkan, meski sedikit susah masuk ke dalam lokasi acara utama dengan penjaga ketat aparat keamanan, namun terbalaskan dengan jumpa langsung dengan pengantin dan souvenir yang dia terima.

“Souvenir ini akan saya simpan, bisa jadi barang koleksi sebagai kenangan-kenangan dari pernikahan putri Presiden,” ucap Teti sembari tersenyum. (gus/adz)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *