Jumat Agung Berlangsung Aman

Metropolis

Poldasu Kerahkan 8.600 Personel Polri

MEDAN-Rangkaian Jumat Agung yang pelaksanaannya berdekatan dengan Salat Jumat berjamaah di Sumatera Utara, berlangsung aman. Hal itu tidak terlepas dari peran aktif masyarakat serta pengamanan yang dilakukan 8.600 personel Polri di ruang lingkup Polda Sumut, dibantu personel TNI dari Kodam I/BB dan petugas keamanan lain.


Wakapolda Sumut Brigjen Pol Sahala Allagan mengatakan, pengamanan di Kota Medan mendapat porsi lebih dibandingkan daerah lainnya. Pihaknya menggunakan sistem pengamanan buka dan tutup, melibatkan petugas berseragam dan berpakaian sipil. “Pengamanan terutama terhadap gereja-gereja yang menjadi focus. Selain itu, personel ditempatkan di sejumlah objek vital yang ramai oleh masyarakat. Antara lain, pusat perbelanjaan, hotel dan juga tempat keramaian lainnya,” jelasnya.

Hingga tadi malam, kondisi keamanan dan ketertiban Kota Medan masih aman terkendali.Sedikitnya, 725 personil Polri mengawal pelaksanaan Jumat Agung di sejumlah gereja selama pelaksanaan Jumat Agung di wilayah hukum Polresta Medan. Mereka dibagi dalam beberapa titik, 405 personel berjaga di Gereja, 120 personel melakukan patroli dan 200 personel stand by. “725 personel Polri bersenjata lengkap,” ujar Kapolresta Medan, Kombes Pol Tagam Sinaga, Kamis (22/4) malam.

Seluruh gereja di Medan mendapat pengawalan dan pengamanan kepolisian. Tidak ada gangguan sepanjang pelaksanaan ibadah Jumat Agung, kemarin. Misa Perjamuan Kudus yang dilakukan sejumlah gereja di Medan, berlangsung tertib dan khidmat. Pantuan di Gereja Katedral di Jalan Pemuda No 3 Medan tampak dijaga ketat personel polisi. Demikian juga di Gereja Katolik Santo Paulus, Pasar Merah, Gereja Katolik Kristus Raja di Jalan MT Haryono, HKBP Pendidikan di Jalan Pendidikan Kecamatan Medan Area, dan Gereja GKPS Menteng II.

P br Pardede (52), Jemaat HKBP Pendidikan menegaskan tidak khawatir dengan isu bom. “ Tuhan itu berada di hati kita, umatnya. Jadi tidak perlu takut dan saya tetap menjalankan ibadah,” tukas warga Jalan Menteng II itu.
Petugas juga mengamankan sejumlah objek vital, termasuk memantau keamanan sejumlah masjid, terutama saat pelaksanaan Salat Jumat.

Bandara Polonia di Jaga Ketat

PT Angkasa Pura (AP) II Medan memberlakukan penjagaan super ketat di Bandara Internasional Polonia Medan. “Kita harus bekerja ekstra keras untuk menciptkan rasa aman dan menjaga keamanan kenyamanan para pengguna di Bandara Polonia,” tegas GM PT AP II Medan, Bram Bharoto Tjiptadi, kemarin. Pengamanan ini melibatkan pasukan dari TNI AU berseragam lengkap  ataupun berpakaian sipil.

Di Tebing Tinggi, setidaknya 500 personel pengamanan diterjunkan menjaga suasana kondusif. Petugasitu terdiri dari personel dari Polres Tebing Tinggi, unsur TNI, Linmas, dan Sat Pol PP.

Di Lubuk Pakam, 650 personel Polres Deliserdang disiagakan. Kapolres Deliserdang AKBP Pranyoto SIK melalui Kabid Humas AKP Abdul Hamid, mengatakan pengamanan Gereja dilakukan sejak Kamis malam, hingga dilangsungkannya Jumat Angung. (jon/adl/rud/btr/mag-3/mag-7)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *