Kapolres Dairi Ajak Patuhi Prokes Covid-19

Sumatera Utara
Kapolres Dairi AKBP Ferio Sano Ginting.

DAIRI, SUMUTPOS.CO- Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Dairi AKBP Ferio Sano Ginting, mengajak masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan sebagai langkah antisipasi dan memutus mata rantai penularan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Kapolres AKBP Ferio Sano Ginting didampingi Kasubbag Humas Polres Iptu Donny Saleh mengatakan, untuk penanganan Covid-19 diminta kepedulian bersama, termasuk masyarakat.


“Selain melaksanakan operasi yustisi penegakan Prokes.  Kami tidak bosan-bosanya mengajak kepedulian masyarakat suapaya tetap mengikuti Prokes dimaksud seperti memakai masker, mencuci tangan serta tidak berkerumun,” ujarnya.

Begitu juga penangananya, Polres Dairi melakukan bakti sosial berupa pembagian sembako kepada warga terdampak Covid-19 seperti dilakukan baru-baru ini bagi komunitas masyarakat Pujakesuma.

Dan untuk memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap mematuhi Prokes, Polres Dairi menggandeng tokoh masyarakat dan tokoh agama agar memberikan pemahaman kepada warga tentang pentingya mematuhi protokol kesehatan tersebut.

“Saya apresiasi warga Dairi. Karena menerapkan Prokes. Buktinya, tidak banyak warga yang menjadi korban. Dan saat ini Dairi menjadi zona hijau terkait penularan Corona,” tambahnya.

Terkait gelaran pesta adat pernikahan yang sudah mjlai ramai dilaksanakan di Dairi, Kapolres menghimbau warga agar tetap menaham diri serta tidak melaksanakan pesta dulu dimasa pandemi ini.

“Dan bagi warga yang sempat terlanjur maupun yang akan melaksanakan, agar tetap mematuhi Prokes serta jumlah undangan supaya dibatasi. Mari kita peduli dengan kesehatan kita, dan terutama kesehatan masyarakat lainya,” tandasnya.

AKBP Feri Sano Ginting menambahkan, kondisi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Dairi di masa pandemi Covid-19, cukup kondusif. Angka kriminalitas tergolong rendah. Hal itu mungkin karena anggota Polri aktif dalam melakukan pendekatan kepada masyarakat serta tidak terlepas dari peran tokoh masyarakat dan tokoh agama. (rud/ram)

loading...