Kapolresta dan Kapolsek Medan Baru tak Setutur

Metropolis

Identitas Perampok Masih Kabur

MEDAN-Kepolisian Resor Kota (Polresta) Medan dan Polsekta Medan Baru telah mengidentifikasi kawanan pelaku perampokan bersenjata api (bersenpi) di perumahan mewah Komplek The Crown Blok A No 9 Jalan S Parman, Minggu (4/9) lalu. Pihaknya Polresta telah membentuk tim untuk melakukan penyelidikan dan pengejaran kawanan pelaku.


“Tim sudah dibentuk, pelaku sudah teridentifikasi,” ujar Kapolresta Medan Kombes Pol Tagam Sinaga, Senin (5/9).
Tagam melihat ada kemiripan modus yang dilakukan kawanan pelaku perampokan di wilayah hukum Polsekta Medan Baru ini dengan peristiwa sejenis di wilayah polsekta lainnya. “Modusnya sama dengan yang terjadi di kawasan hukum Medan Barat dan Medan Kota,” jelas Tagam.

Sedangkan penyidik dari Polsekta Medan Baru mengaku masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). “Sudah empat saksi yang diperiksa dan masih dalam penyelidikan,” kata Kapolsekta Medan Baru, AKP Dodi Alexander.

Keempat saksi yakni keluarga korban dan satpam komplek perumahan The Crown. “Belum dapat pelaku, masih diselidiki lebih lanjut,” tambahnya.Hingga sekarang, penyidik Polsekta Medan Baru tengah memeriksa Novita, saksi korban. “Dia sendiri belum bisa mengenali pelaku perampok itu. Karena semua tersangka mengenakan masker sebagai penutup wajah. Dan CCTV juga tidak ada di TKP. Tapi kita akan terus menyelidiki kejadian ini,” ujar Dony.

Bila Kapolresta mengaku pihaknya sudah mengidentifikasi pelaku, Kapolsekta Medan Baru justru belum tahu ciri-ciri empat perampok bersenjata api dan celurit tersebut. “Kalau ciri-cirinya sudah kita ketahui, kemana pun mereka akan kita kejar dan kita tangkap,” ujar Dony.

Seperti diketahui, tiga dari empat kawanan perampok mendatangi rumah took yang saat itu hanya dihuni Novita. Perampokan tejadi sekitar pukul 07.30 WIB saat Novita hendak berangkat sembahyang ke wihara di dekat rumahnya. Korban kemudian bersiapsiap mengeluarkan dan memanasi mobilnya.Saat hendak menutup pintu rumah, tiba-tiba tiga pria mendekatinya dan langsung memaksanya memasuki rumah.

Perampokan di komplek The Crown, Jalan S Parman Medan, Minggu (4/9) pagi menimbulkan tanda tanya, terlebih tentang senjata api yang digunakan pelaku. Terkait hal itu, Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sumut Kombes Pol Raden Heru Prakoso membantah keterlibatan oknum aparat dalam kejadian.

“Itu penanganannya di Polsek setempat dan Polresta Medan. Saya belum ada dapat laporan. Tapi, kalau mengenai senpi itu tidak bisa terus diasumsikan pelakunya adalah oknum aparat. Bisa jadi, itu pistol mainan,” jawabnya. (mag-7/ari)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *